Ada Regulasi Baru, Perda BAZ Akan Diganti

oleh

KARANGTENGAH | Harian Waktu – Rapat gabungan antara Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cianjur, Kepala Badan Amil Zakat (BAZ) Cianjur dan Kepala Bagian Hukum Setda Cuanjur. Rapat tersebut terkait pencabutan atau perubahan Perda No 7 th 2004 tentang pengelolaan zakat.

Rapat Gabungan BAZ dengan Komisi 4 DPRD Cianjur membahas penggantian Perda BAZ. Foto by Ruslan Ependi

Menurut Sekretaris Komisi IV DPRD Cianjur, Muhammad Riksa Pribadi, perubahan Perda tersebut dikarenakan adanya aturan hukum atau regulasi yg baru terkait UU NO 23 TH 2011 Tentang Pengelolaan Zakat serta Peraturan Baznas no 1 dan no 2 Tahun 2016 tentang Pedoman Penyusunan Rencana kerja dan anggaran Tahunan Baznas, Baz Provinsi dan Baz kota/ kabupaten.

Riksa, berharap dengan perubahan yang akan dirancang nanti, pengelolaan zakat bisa lebih baik karena sudah adanya regulasi yang jelas. Polanya nanti, lanjutnya, BAZ harus lebih mampu mengayomi masyarakat yg akan mengeluarkan zakat, pengelola zakat dan penerima zakat menjadi lebih baik jalurnya dan lebih propesional. ”Hal ini sesuai dengan langkah Pemerintah Kabupaten Cianjur yang mengeluarkan 7 program keagamaan,” pungkasnya.

Sementara keterangan yang didapat dari Kepala BAZ Cianjur, Yosef Umah, MH menyebutkan bahwa peraturan yang selama ini dipakai sebagai acuan memang harus diganti karena adanya peraturan yang lebih tinggi kedudukannya seperti UU, PP ataupun Perbaznas.

Menurutnya, Perda yang baru pasti akan berbeda mengenai siapa dan bagaimana pihak yang mengeluarkan zakat, pengelola zakat ataupun nanti sang penerima zakat.

 “Yang jelas Perda nanti hanya sebatas general, kalau teknisnya nanti akan diatur dengan Peraturan Bupati. Semuanya akan disesuaikan dengan peraturan Baznas,” ucap Yosef

Soal pertanggung jawaban, lanjutnya, Baz Kabupaten Cianjur akan tetap memakai Sistem Infomasi Managemen Baznas (SIMBA). Maka dari itu pertanggung jawabannya ke Baznas Pusat, Pemerintah Kabupaten Cianjur dan DPRD, serta yang lebih jauhnya kepada Allah.

Yosef menyebutkan Perda yang dimaksud diserahkan, kepada BAZ Cianjur untuk merancangnya. ”Saat ini baru pada tahap pembahasan, karena dalam penilaian DPRD dan Pemkab, urusan zakat ini kami yang lebih tahu soal seluk beluknya, “pungkas Yosef saat ditemui diruang kerjanya. Ruslan Ependi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco