Cikadu Menjaga Kebersamaan Dengan Jum’at Bersih

oleh
Ketrangan Foto : Aparat Kecamatan, warga dan siswa sekolah sedang bergotong royong melakukan Jum’at beberesi. Foto by Ruslan Ependi 

CIKADU | Harian Waktu – Masyarakat Kecamatan Cikadu kembali menggalakan Jum’at bersih (Jumsih). Dimotori Camat Cikadu, megajak seluruh lapisan masyarakat dihimbau setiap hari Jum’at untuk melaksanakan gotong royong bersih-bersih. Warga harus mulai dibiasakan lagi arti pentingnya kebersamaan dalam menjaga kebersihan.

Camat Cikadu, Wodi Elfana, SE, mengajak lagi seluruh lapisan masyarakat mulai dari tua, muda, pejabat, aparat sampai siswa sekolah untuk rutin pada setiap hari jum’at bersih-bersih. Hal ini dilakukannya agar masyarakat Cikadu tetap menjaga sikap gotong royong yang mulai terkikis oleh sikap pragmatis yang sudah mulai menghinggapi masyarakat. ”Kebersamaan itu penting dalam menjaga kestabilan lingkungan sosial,” katanya.

Yang kita lakukan, lanjutnya, hanyalah demi menjaga saja, karena hidup dipelosok kecamatan seperti Cikadu ini sudah mempunyai modal yang besar dalam urusan stabilitas sosial, yaitu saling mengenalnya masyarakat satu sama lain. “Kalau di kota, sama tetangga sebelah saja kadang kita tidak saling kenal,” sindirnya.

Lagipula jum’at bersih ini, tambahnya, hanya salah satu cara saja. Banyak momen dalam mengaflikasikan kebersamaan dengan bentuk kegiatan lain. Tapi jum’sih yang bisa diandalkan sebagai kegiatan berkesinambungan dan rutin.

“Hari jum’at dipilih karena dirasa tepat dimana masyarakat menganggap bahwa hari jum’at adalah hari istimewa bagi umat Islam mayoritas masyarakat di Cikadu ini. Ibadahnya kita dapat, kebersamaannya terjalin dan kebersihannya dirasakan warga,” katanya.

Senada dengan Pak Camat, Kepala Desa Cikadu, Jaelani Aus mengutarakan dukungannya terhadap program Jum’at bersih yang digalakan oleh pihak Kecamatan. “Tentu saja kita menyambut baik dan akan terus turut serta didalamnya,” tutur Mang Lani, begitu sang Kades biasa disapa.

Masih menurut Mang Lani, Desa Cikadu adalah adalah desa yang kebetulan terdekat dengan kantor kecamatan. Namun dimana saja posisi desanya, program Pak Camat harusnya dilaksanakan oleh setiap desa-desa yang ada di Kecamatan Cikadu. “Alasannya jelas, untuk menjaga jiwa kebersamaan antar warga masyarakat,” pungkasnya. Ruslan Ependi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco