Puisi : Alexander Robert Nainggolan

oleh

Fragmen-fragmen Bagi Ibrahim

1.
sebab iman.
tuan mengalungkan kapak besar di pundak berhala. mencari tuhan dan terbakar di api.
menenggak sunyi. ketika seluruh berhala hancur dan api cuma kobar yang menyerpih.
tubuh tak terbakar. dan orang-orang tak percaya pada kapak melingkar.

2.
sebab iman.
tuan tempuh segalah sendu dan keluh. menguji nyali. anak kesayangan.
anak yang ditunggu. puluhan tahun tanpa timangan. anak yang telah besar.
betapa tuan sayang. namun harus tuan sembelih. di urat leher ismail.
tapi ada yang tak berdarah, setiap tebasan terganti oleh doa.

3.
sebab iman.
maqam-mu menjadi kotak kubus. milayaran manusia mengitarinya.
engkau telah membangun pusat di perut bumi. agar doa-doa selalu hinggap.
di kepala atau pundak para duafa.

4.
sebab iman.
arah peta jadi penanda. bagiku.

2016

 

Fragmen-fragmen Bagi Yunus

1.
sebab lautan akan menempuh perjalanan terjauhmu. di kedalaman samudera.
doa adalah iman yang mampu menembus labirin. maka berenanglah engkau sejauh mimpi.
di dalam perut paus, di gigir cahaya lurus.

tuan yunus,
cibiran dan pengkhianatan akan kerap kembali. namun kautimba juga sumur sabar,
tanpa gentar. menemui kaum para pecundang.

2.
tuan yunus;
adakah rindumu akan tetap lungkrah pada daratan? memijak tanah, tanpa mesti berenang di kedalaman samudera. atau memetik rimbun hijau daun, sekaligus menikmati hangat cahaaya matahari. di sebuah perut ikan. di antara kenyal dan asin laut. doamu menjadi cahaya. berlayarlah engkau di sebuah samudera. lalu engkau akan menghirup napasmu.

2016

 

Fragmen-fragmen Bagi Sulaiman

1.
suatu waktu, engkau bercakap pada laron dan ngengat. menemui padang sabana,
yang kaumasuki dengan perlahan. sebelum mekar bunga menjelma jadi kuncup.
telah kaukirimkan silsilah ke negeri berantah. ratu yang terpikat pada kilau singgasana,
atau istana yang memantulkan bayangan air. di tongkatmu sulaiman,
para jin menunduk– menyimpan getir ingin.

2.
tuan sulaiman,
ceritakanlah tentang sebuah negeri yang akan kaudatangi. seorang ratu yang jelita,
dipenuhi dengan rasa tidak percaya. maka engkaupun akan tandang menembusi dinding istana.
agar mereka percaya jika engkau adalah nabi.
tapi percakapan itulah yang mungkin membuat langit terbelah.
betapa engkau ingin segera menyeru, bahwa tuhan itu satu.

3.
tuan sulaiman;
jubahmu adalah perjalanan setiap bahasa.
dan para binatang akan bercerita padamu.
yang kecil menyatu dengan yang besar.

 

Hujan yang Kembali

hujan acap kembali. menemui rumusnya dan tiba di jalan lurus.
engkau yang tersesat di dalamnya, menduga selalu ada siasat merekat.
tubuhmu memberat, jaket kuyup. runcing dingin menyelimut di kulit.

hujan kerap kembali. menelikung semua jalan yang urung kautempuh.
di remah dinginnya, pernah kau bayangkan seorang gadis kecil menggigil.
membawa masa kanak-kanakmu.

2016

 

Usaha Untuk Mengobati Sepi

lelaki itu selalu merasa kesepian. melulu ia terkurung dalam pengap gedung.
duduk di sudut, di genangan cuaca yang berkerut. maka iapun berusaha untuk mengobati sepi,
yang terus menerus tirus memasuki dadanya. sepi yang diam-diam berkembang,
meskipun ia berada di keramaian bersama orang-orang. sepi yang berkalung,
walaupun ia sedang berada di sebuah konser musik cadas. maka perlahan ia membaca puisi,
barangkali dengan puisi ada sepi yang bisa terobati. barangkali dengan puisi,
sepi tak akan bertunas di kepalanya.

namun usahanya gagal. sepi semakin banyak. mengerubunginya seperti jubah kelam.
ia membaca puisi. ah, betapa penuh sepi di sana. ia merasa tubuhnya tumbuh tanpa doa.

2016

 


Alexander Robert Nainggolan (Alex R. Nainggolan) lahir di Jakarta, 16 Januari 1982. Tulisan berupa cerpen, puisi, esai, tinjauan buku terpublikasi di berbagai media cetak Nasional maupun daerah. Bukunya yang telah terbit Rumah Malam di Mata Ibu (kumpulan cerpen, Penerbit Pensil 324 Jakarta, 2012), Sajak yang Tak Selesai (kumpulan puisi, Nulis Buku, 2012), Kitab Kemungkinan (kumpulan cerpen, Nulis Buku, 2012), dan beberapa buku antologi puisi bersama. Kini berdomisili di Tangerang Banten.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco