10 Pelajar SMAN 6 Bandung Diganjar Penghargaan

oleh

Sempat Mengejar dan Berusaha Melawan Pelaku Teror Bom di Taman Pandawa

BANDUNG, HarianWaktu – WALI Kota Bandung Ridwan kamil mengapresiasi keberanian sejumlah pelajar SMAN 6 Kota Bandung yang sempat berusaha mengejar dan melawan pelaku teror bom panci di Taman Pandawa, Kelurahan Arjuna, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung, Senin (27/2).

Sebegai bentuk apresiasi dan wujud penghargaan, atas nama Pemkot Bandung, Emil memberikan penghargaan kepada 10 pelajar SMAN 6 Bandung yang melakukan upaya pengejaran hingga salah satu dari dua pelaku terkepung setelah bersembunyi Kantor Kelurahan Arjuna.

“Saya apresiasi keberanian dari siswa-siswa SMA 6 Kota Bandung. Kejadian peledakan bom ini mengganggu keamanan dan meresahkan warga. Tetapi di luar dugaan ada sekelompok anak-anak sekolah di Bandung yang luar biasa dengan keberaniannya mencoba melumpuhkan teroris yang mencoba mengganggu keamana di Kota Bandung,” tutur Emil yang berkunjung dan menggelar Apel di Kampus SMAN 6 Bandung, Jalan Pajajaran, kemarin.

Karena keberaniannya, 10 pelajar SMAN 6 yang duduk di kelas 11 IPS 3 di antaranya Lupy Muhammadtullah, M.Safi’i Nurhikmah, Difa Wahyu L, Azka Irvan, Althaf Azhar, Arfan, M. Alfi, M.Nafis Khan, Hendra Cahyadi dan Hadi R.H diberikan penghargaan berupa pemberian jaket rescue yang secara simbolis diberikan Emil dan Kepala Dinas Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran (DPPK) Kota Bandung Ferdi Ligaswara.

Dalam kesempatan tersebut Emil menyematkan penghargaan juga kepada SMAN 6 sebagai SMA Teladan di Kota Bandung. Penghargaan ini karena kontribusi pihak sekolah yang mampu mendidik semua muridnya dalam menjaga keamanan sekitar.

Emil juga mengingatkan keamanan menjadi tanggung jawab semua lapisan masyarakat. Bukan hanya tanggung jawab dari petugas kepolisian. Jika semuanya dapat bekerja sama akan tercipta suasana dan kondisi Kota Bandung yang aman dan tentram.

Di sisi lain, Lupy salah satu pelajar pemberani yang mengejar pelaku peledakan bom di Taman Pandawa menuturkan, ia bersama rekan-rekannya yang lain saat itu sedang mengikuti pelajaran olahraga di taman tersebut. Lalu mendengar suara ledakan yang membuat dia dan rekan-rekannya kaget.

Setelah melihat pelakunya ia bersama sembilan rekannya repleks berlari mengejar pelaku yang lari ke arah Keluarahan Arjuna sekitar 30 meter dari lokasi peledakan.

“Pada saat itu saya dan teman-teman sedang berolahraga di Taman Pandawa. seketika saya mendengar suara ledakan. Lalu ada seorang pria yang mencurigakan dan lari ke arah kelurahan dan masuk sambil memegang senjata pisau dan mengancam orang sekitarnya. Saya teriaki teroris sehingga pegawai kelurahan pada keluar,” tuturnya.

Pelaku yang kabur dan bersembunyi di Kantor Kelurahan tersebut diketahui bernama Yayat Cahdiyat yang akhirnya tewas setelah diberondong peluru saat dilakukan penyergapan. Sementara satu pelaku lainnya berhasil melarikan diri.Zacky

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco