“CIANJUR NGAWANGUN LEMBUR”  CNL DESA WARGALUYU KEC. CIBINONG

oleh

Harian WaktuWaspadalah,  Indonesia penuh maksiat. Umat Islam telah banyak meninggalkan perintah Alloh dan menjalankan larangan Alloh. Mulai dari riba, syirik, zina, korupsi, aliran sesat, sekulerisme, pluralisme, dan lain-lain.Akibatnya, generasi muda muslim banyak yang telah kehilangan jati dirinya. Kepribadian mereka semakin jauh dari Islam. Para remaja menduplikasi gaya hidup barat yang kapitalis, fun-food-fashion-film-football-free sex-free thinking. Mereka mengisi hidup dengan angan-angan kosongnya: muda hura-hura, tua kaya raya, mati masuk surga.

Generasi mudanya hanyut dalam gaya hidup barat. Kehancuran generasi muda sudah diambang pintu. Harus segera ada perubahan. Dimulai dari generasi muda. Dimulai dari rumah-rumah keluarga muslim. Para orangtua harus menyusun program membentuk pemuda anti maksiat sejak usia dini. Mencetak pemuda muslim dengan kepribadian Islami. Mereka menjadi duta-duta anti maksiat. Karena Anti maksiat menjadi salah satu dari 7 program andalan Bupati Cianjur.

Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar, dalam kunjungan ke 54 desa, tepatnya di Desa Wargaluyu Kec Cibinong.  Dalam rangkaian” Cianjur Ngawangun Lembur (CNL)”, di dampingi para kepala OPD terkait dalam lawatannya, Jum’at 03 Maret 2017 lalu. Hadir Para kepala OPD, unsur Muspika Cidaun, Karang Taruna, Ketua Ormas, Kepala Desa, para RT dan RW, Kader Posyandu, Dasawisma,  serta warga masyarakat Wargaluyu.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati DR. H. Irvan Rivano Muchtar menyampaikan keinginanya di Cianjur kedepan akan terciptnya peradaban Akhlakul Karimah, yang menjadi indikatornya yaitu 7 program gerakan keagamaan yakni melaksanakan, Shalat subuh berjamaah/berjama’ah pada shalat 5 waktu. Ashar mengaji (menghafal Al Qur’an). Gerakan mencintai anak yatim. Gerakan Cianjur Anti Maksiat.   Aku Suka Shodaqoh,  Peduli Fakir Miskin dan terakhir. Gerakan Mewujudkan Kampung Peradaban Akhlaqul Karimah.

Selain itu juga Bupati melakukan dialog secara langsung dengan warga masyarakat dalam penyerapan aspirasi masyarakat terkait pembangunan kemasyarakatan  di wilayahnya.

Cianjur Ngawangun Lembur (CNL) tahun 2017 memberikan pelayanan secara langsung kepada masyarakat dalam bentuk layanan santunan kepada siswa – siswi Paud, santunan anak yatim teruma siswa SMP, pemberian buku tulis bagi siswa – siswi SD. Pelayanan perizinan IMB, situ dan HO ( BPPTPM).

Layanan kesehatan sunatan massal, Implant KB, keluhan kesehatan masyarakat serta  USG ibu hamil, pin untuk balita  yang digawangi Dinas Kesehatan.

Layanan pertanian pemberian alat– alatnya, bibit pertanian serta santunan orang tua jompo berupa beras yang dimotori Dinas Pertanian dan Perkebunan.

Layanan pembuatan akta kelahiran, Kartu Tanda Penduduk elektrik (e-KTP) dan pembuatan Kartu Keluarga (KK) oleh Disdukcapil. Destinasi pariwisata dan Kebudayaan muatan lokal oleh Dinas Pariwisata dan Olahraga., Dinas Pemerintahan Masyarakat Desa, pembangunan cor beton jalan desa oleh PU Bina Marga. Pembangunan jalan gang oleh Distarkim. Keimigrasian, koperasi, gelar stand aneka produk lokal oleh Perindustrian dan Perdagangan, layanan kartu kuning oleh Disnakertrans yang semuanya itu digratiskan,

Kegiatan selanjutnya, Bupati kukuhkan kepengurusan DKM Nurul Huda Desa Wargaluyu Kecamatan Cibinong dan SK ditandangani oleh KUA Kecamatan. Pengukuhkan pengurus/Ikatan Remaja Mesjid (IRM), SK ditandatangani oleh ketua DKM diketahui oleh KUA Kecamatan dan Camat setempat. Kemudian kukuhkan juga kepengurusan BKPRMI ( Badan Komunikasi Pemuda Remaja Mesjid Indonesia) baik tingkat Kecamatan maupun Desa ditandatangani oleh DPD BKPRMI Kabupaten.

Penandatanganan oleh FKDT Kecamatan maupun Kabupaten, bantuan ke DKM sebesar Rp. 10.000.000,-  pemberian sejumlah santunan. Kemudian pemberian santunan pada anak yatim/piatu, dari Camat Cibinong, penyerahan insentif kader Posyandu dan PPL, bantuan untuk santri DTA dan TPQ, berprestasi 2 orang, dana insentif RT,  penyerahan beras untuk RSTM diserahkan secara simbolis kepada 7 orang jompo dan penyerahan hibah Al Qur’an.

“Kita galakan agar wilayah Cianjur tidak ada kegiatan maksiat, yang merupakan salah satu program Cianjur, suapaya pembangunan di Cianjur penuh barokah,” katanya. Andika

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco