Investor Jangan Takut Tanam Modal di Cianjur

oleh

CIANJUR | Harian Waktu – Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar menyatakan, investor yang akan menanamkan modal di Cianjur, agar jangan takut dan ragu. Meskipun, Peraturan Daerah (Perda) tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang baru belum rampung.

“Kami menjamin setiap investor yang masuk ke Cianjur tetap dapat menjalankan investasinya dan tidak usah khawatir dengan adanya perubahan RTRW. Bagi yang ragu silahkan menunggu regulasi yang baru,” kata Kang Ivang panggilan akrabnya.

Dia menjelaskan, belum disetujuinya regulasi yang baru secara otomatis kembali ke regulasi yang lama. Untuk kawasan yang diperuntukan bagi kawasan industri masih di Kecamatan Sukaluyu dan Ciranjang.

“Aturan itu tidak berlaku surut, kalau dibuat dengan regulasi yang lama kemudian muncul regulasi baru maka tidak akan jadi masalah kalau sudah ada. Intinya jangan sampai mengalihfungsikan lahan pertanian,” katanya.

Saat ini, kata dia, Cianjur sangat membutuhkan investor yang akan berinvestasi di wilayah tersebut guna meningkatkan roda perekonomian warga serta memperkecil angka pengangguran. “Banyaknya investor yang masuk ke Cianjur, tentunya akan meningkatkan roda perekonomian warga di berbagai wilayah,” ujarnya.

Sementara itu, berdasarkan catatan di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) selama tahun 2016 hingga awal 2017 Cianjur, kehilangan potensi investasi lebih dari Rp 120 miliar. Meskipun Cianjur pernah mencapai jaman keemasan investasi pada tahun 2014-2015, bahkan mencapai surplus 10 persen dari target.

“Sejak dua tahun terakhir angka investasi di Cianjur terus menurun karena ada 12 investasi yang ditolak selama 2016 sampai awal tahun. Rata-rata nilai investasi tersebut Rp10 miliar, namun ada yang lebih di atas angka tersebut,” kata Kepala Dinas PM-PTSP Cianjur, Endang Suhendar.

Dia menjelaskan, batalnya investor menanam modal di Cianjur karena belum rampungnya regulasi tentang RTRW yang baru sehingga pemilik dana tidak mau mengambil risiko dengan dasar RTRW yang lama karena khawatir ketika muncul regulasi yang baru akan berdampak pada usaha mereka.

Rencananya, Pemkab Cianjur akan membuat zona industri menjadi perhatian dari investor. “Sudah banyak yang ingin masuk dan menanam modal di kawasan industri yang rencananya dibuat di Kecamatan Mande,” ujarnya.

Namun regulasi belum disahkan sehingga mereka harus menunggu dan tidak membatalkan niatnya untuk berinvestasi di Cianjur. Ricky/Net

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco