Hujan Lebat dan Luapan Sungai Cijati, Sejumlah Rumah Warga Terendam

oleh

 

CILAKU | Harian WaktuSejumlah rumah di Kampung Cijati, Desa Sukasari, Kecamatan Cilaku, terendam banjir, setinggi lutut orang dewasa, Selasa (7/3) sekitar pukul 14.00 WIB. Selain hujan lebat yang mengguyur wilayah tersebut, juga diakibatkan sungai Cijati meluap.

Berdasarkan pantauan, puluhan santri masih terus menerus membersihkan air dan lumpur yang menggenangi Komplek Pendidikan DTA dan TPQ dan rumah Ketua Yayasan, serta Kepala DTA, penginapan santri, dan beberapa rumah yang berada di pinggiran sungai Cijati. Bahkan, hingga berita ini diturunkan, genangan air masih belum surut.

“Kami masih terus membersihkan serta menguras air yang masuk ke dalam ruangan belajar,” ujar Ustad Muslih kepada HW, kemarin malam.

Ustad Muslih mengungkapkan, peristiwa banjir yang menggenangi wilayah tersebut sudah terjadi dua kali. Bahkan, kali ini air yang menggenangi wilayah tersebut disebut paling parah.

“Kalau yang pertama terjadi Nopember tahun lalu. Namun tidak sampai separah yang sekarang.Ini akibat kawasan Cilaku diguyur terus menerus sejak siang dengan intensitas yang sangat lama,” ujarnya.

Hingga Selasa malam ini, air masih belum surut, meski hujan tengah mengecil. “Mungkin besok kegiatan belajar mengajar akan diliburkan, mengingat banyak ruang tempat belajar yang terendam banjir,” katanya.

Akibat kejadian tersebut, sarana dan prasana yang berada di komplek pendidikan tersebut menjadi rusak akibat luapan air.Meski tidak ada korban jiwa, namun kerugian akibat kejadian ini ditaksir puluhan juta rupiah, mengingat banyak peralatan yang tidak bisa digunakan lagi. Selain itu, banyaknya peralatan elektronik yang ikut terendam. Syamsuri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco