Sopir Angkot Tuntut Perhatian dan Keadilan

oleh

Polrestabes Bandung Terjunkan 1.675 Personel

BANDUNG │ Harian Waktu – Polrestabes Bandung akan menerjunkan 1.675 personel untuk mengawal dan mengamankan aksi unjuk rasa besar-besaran yang akan dilakukan ribuan sopir angkutan kota (angkot) se-Bandung Raya, hari ini.

Aksi demo yang diklaim akan diikuti sekitar 10.000 sopir angkot itu dilakukan untuk menyampaikan aspirasi mereka, salah satunya adalah menolak taksi berbasis aplikasi atau online. Rencananya demo besar-besaran ini akan dilakukan di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung.

“Unjuk rasa sopir itu akan kami kawal. Polisi memberlakukan pengamanan terbuka dan tertutup. Minimal melibatkan sebanyak 1.675 personel polisi ikut mengamankan,” kata Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo kepada wartawan di Mapolrestabes Bandung, kemarin.

Hendro dan jajarannya sudah menyusun rencana pengamanan berkaitan unjuk rasa tersebut. Selain mengamankan objek demonstrasi, sambung Hendro, pihaknya mengawal titik-titik kumpul keberangkatan para sopir angkot yang menuju Gedung Sate.

“Kami juga menempatkan anggota di sepanjang rute sopir angkot yang berangkat ke titik unjuk rasa. Untuk pergerakan dari titik kumpul ke objek unjuk rasa itu dikawal Kapolsek dan Wakapolsek,” ujar Hendro.

Aksi unjuk rasa dan mogok yang dilakukan sopir angkot se-Bandung Raya ini dikhawatirkan akan menganggu aktivitas warga. Khususnya pelajar, mahasiswa, dan karyawan yang selama ini menggunakan atau memanfaatkan jasa angkutan umum.

Untuk mengantisipasi terlantarnya penumpang ini, Hendro mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak seperti TNI, Pemkot Bandung dan Dinas Perhubungan untuk menyiapkan armada kendaraan ini berupa bus dan mini bus. “Kami siapkan 150 kendaraan. Armada tersebut disiapkan Pemkot Bandung, TNI dan Polda Jabar,” ungkap Hendro.

Jumlah kendaraan tersebut terdiri 120 bus dari pemkot, 10 unit kendaraan dari Brimob Polda Jabar, 10 unit kendaraan dari TNI, dan 10 unit kendaraan dari Sabhara Polda Jabar. Adanya kendaraan bantuan ini diharapkan tidak ada warga yang terlantar di jalan. “Armada itu menyebar ke sejumlah tempat seperti terminal dan tempat keramaian,” terang Hendro.

Berkaitan angkot mogok massal, Hendro mengimbau kepada orang tua meluangkan waktu mengantar anak-anak ke sekolah menggunakan kendaraan pribadi.

Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung Didi Ruswandi juga mengimbau kepada perusahaan atau instansi sekolah untuk berbagi kendaraan atau menyiapkan kendaraan khusus bagi karyawan dan siswanya.

“Bagi para pengguna angkutan kota (angkot) agar menyiapkan transportasi alternatif untuk mengantisipasi semua angkot mogok karena sampai saat ini belum memberi kuputusan yang pasti tetap melayani penumpang atau mogok total,” ujar Didi.

Didi memastikan, bus DAMRI tetap akan melayani di jalurnya sesuai pernyataan dari Kepala Cabang Damri Bandung. “Dalam skala terbatas TMB akan melayani kekosongan pada jalur-jalur yang dipenuhi kantong-kantong penumpang. Tapi akan lebih baik lagi jika mengunakan sepeda,” ucap Didi.

Sebelumnya Ketua Koperasi Bandung Tertib (Kobanter) Baru, Dadang Hamdani mengungkapkan, bahwa sopir angkot se-Bandung Raya bakal menggelar aksi unjuk rasa, Kamis (9/3) hari ini, dengan melibatkan para sopir angkot. Dadang mengklaim aksi akan diikuti sekitar 10.000 orang.

Ia mengatakan pada awalnya hanya empat koperasi yang akan mengikui unjuk rasa tersebut yaitu Kobanter, Kobutri, Kopamas, dan taksi. “Tapi teman-teman di kabupaten ternyata mau ikut juga,” jelasnya.

Dadang menuturkan, tujuan aksi tersebut yaitu menuntut keadilan dengan mendesak perusahaan taksi berbasis online untuk melengkapi persyaratan seperti yang tercantum dalam Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) No 32/2016 soal penyelanggaraan angkutan umum yang tidak dalam trayek dengan jenis angkutan sewa.

Pihaknya akan mendesak perusahaan transportasi berbasis online seperti Grab dan Uber untuk segera melengkapi persyaratan seperti yang tercantum dalam permen tersebut. “Aksi unjuk rasa ini gabungan dari Kobanter, Kobutri, Kopamas, taksi konvensional dan angkutan kota jalur Kabupaten Bandung ikut bergabung,” ujarnya. Zacky

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco