Bow Tak Menyangka Sabet Best Young Player

oleh

BANDUNG │ Harian Waktu – Pada malam puncak Piala Presiden 2017 di Stadion Pakansari, Minggu (12/3) lalu, Pelatih Persib Bandung Djadjang Nurdjaman naik podium sebanyak tiga kali. Djanur naik ke atas podium untuk mewakili Persib, Bobotoh dan Febri Hariyadi yang didaulat menerima penghargaan.

Tiga penghargaan tersebut yaitu penghargaan Persib sebagai tim yang meraih peringkat ketiga. Lalu penghargaan untuk bobotoh sebagai suporter terbaik dan Febri Hariyadi yang didaulat jadi pemain muda terbaik.

Febri yang tak bisa menghadiri acara seremonial tersebut mengaku kaget dan tak menyangka namanya diumumkan sebagai best young player di turnamen pra-musim tersebut. Namun begitu pemain yang karib disapa Bow itu bersyukur bisa mendapatkan predikat tersebut.

Bow tak menyangka bisa menjadi pemain muda terbaik karena, dia harus bersaing dengan pemain muda berkualitas lainnya seperti duo pemain muda Arema FC Hanif Abdurrauf Sjahbandi dan Bagas Adi Nugroho, Terrens Priska Owang Puhiri (PBFC), serta rekan setimnya Gian Zola Nasrulloh.

“Keinginan sempat ada, tapi memang tidak menyangka. Banyak, pemain muda yang bagus dari tim lain, jadi kemarin fokus berikan yang terbaik buat tim. Alhamdulillah dapat juga,” ungkap Febri.

Bow menambahkan, prestasi yang diraihnya tidak lepas dari dukungan orangtuanya dan rekan-rekannya di Maung Bandung. Karena berkat mereka pemain berusia 20 tahun ini bisa menampilkan permainan terbaiknya.

“Ini juga karena doa orangtua, keluarga dan semuanya. Terima kasih. Ini juga untuk tim, karena kerja keras selama ini dibantu oleh pemain lainnya dan pelatih yang beri kepercayaan, serta bobotoh yang mendukung terus. Terima kasih,” pungkasnya.

Berikut daftar penghargaan dan hadiah:

Best suporter: Persib (Rp100 juta)

Wasit terbaik: Musthofa Umarella (Rp30 juta)

Pencetak gol terbanyak: Cristian Gonzales 10 gol (Rp100 juta)

Pemain muda terbaik: Febri Hariyadi (Persib Bandung) (Rp100 juta)

Pemain terbaik Piala Presiden: Adam Alis (Arema FC) (Rp150 juta)

Peringkat 4:‎ Semen Padang (Rp500 juta)

Peringkat 3; Persib Bandung (Rp1 miliar)

Runner up: Pusamania Borneo‎ FC (Rp2 miliar)

Juara Piala Presiden: Arema FC (Rp3 miliar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco