Mendorong Kualifikasi Guru Paud

oleh

CILAKU │ Harian Waktu – Dari  data Pengawas Paud dan TK UPTD Pendidikan dan Kebudayaan Cilaku tahun 2016, ada 71 Pendidikan Usia Dini (Paud) Terpadu di Kecamatan Cilaku 100 persen adalah swadaya masyarakat. Dengan demikian angka partisipasi kasar sudah hampir mencapai 80 persen.

Pengawas PAUD/TK UPTD Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Cilaku, Ida Saidah mengatakan, dengan jumlah TK 20, Kelompok bermain 40, Satuan PAUD Sejenis (SPS) 10, dan 1  Tempat Penitipan Anak (TPA) semua didirikan oleh masyarakat atau yayasan.

“Ini menunjukkan bahwa tingkat partisipasi masyarakat sangat bagus dan mendukung di Kecamatan Cilaku,” ujar dia.

Dia mengatakan dari kelas ipikasi kondisi berdasarkan data yang ada, pihaknya lebih fokus untuk memaksimalkan program peningkatan sumber daya manusia dengan mengadakan diklat berjenjang dan memfasilitasi guru untuk mendapat pendidikan sarjana Paud.

 “Diklat berjenjang salah satu upaya untuk meningkatkan pendidikan generasi bangsa terutama kompetensi guru Paud.  Kita akan dorong para guru Paud agar selalu meningkatkan kompetensi,” katanya.

Dia mengatakan langkah tersebut harus dilakukan, pasalnya guru Paud yang rata-rata basis pendidikanya saat ini SMA, mereka harus diberikan kesempatan untuk meraih gelar yang tinggi. “Hampir semua guru berpendidikan terkhirnya SMA, sehingga perlu peningkatan kemampuan agar mereka bisa lebih baik lagi dalam membimbing dan mengajar anak-anak, jika salah kan dikhawatirkan bisa berdampak buruk bagi peserta didik. Karena bukan hal yang mudah mengarahkan anak, apalagi usia mereka rentan,l dan harus serius memahami psikologi anak,” katanya.

Dia berharap dengan mendorong kualifikasi guru Paud, maka dengan sendirinya bisa memajukan sekolahnya dan bisa meningkatkan manajemen pengelolaan Paud. “Sarana sebagus apapun jika tidak ditunjang dengan sumberdaya yang baik tetap aja ga bakalan maju,” kilahnya.

Dalam hal ini, kata dia, pemerintah berupaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan baik dari segi sarana maupun prasarana. “Guna memenuhi 8 standar Paud, itu harus meningkatkan kualitas pengajar dengan pemenuhan pendidikannya,’ pungkasnya. Ismat Nasrulloh.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco