PERSIB Singkirkan Semen Padang, Kemenangan Untuk Bobotoh

oleh

BANDUNG │ Harian Waktu  – Persib akhirnya menyandang status sebagai peringkat ketiga terbaik di turnamen Piala Presiden 2017 setelah mengandaskan Semen Padang dalam laga ketat dan panas di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Sabtu (11/3).

Satu-satunya gol dalam laga itu dicetak kapten Persib, Atep, lewat tembakan voli pada menit ke-33. Selain itu wasit Musthofa Umarella asal Jakarta juga mengeluarkan dua kartu merah yang diberikan kepada Vladimir Vujovic (Persib) dan Vendry Mofu (Semen Padang) setelah keduanya terlibat perselisihan di menit ke-85.

Menyikapi hasil ini Pelatih Persib Djadjang Nurdjaman mengungkapkan, terlepas dari hasil akhir laga, baik Maung Bandung dan Kabau Sirah telah membuktikan tetap menunjukkan permainan berkelas dan tensi tinggi meski hanya bertarung memperebutkan posisi ketiga terbaik.

“Tadinya masyarakat memprediksi pertandingan dua tim yang terluka tidak akan seru tapi kenyataan di lapangan lain keduanya menunjukan sportivitas, daya juang, gengsi tinggi sehingga pertandingan cukup seru,” ungkap Djanur.

Pelatih berusia 58 tahun tersebut juga memuji spirit bermain anak asuhnya yang tetap 100% bersemangat mengejar kemenangan. “Saya ucapkan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada dua tim. Persib tampil luar biasa,” ucapnya.

Djanur sendiri mempersembahkan keberhasilan meraih peringkat ketiga terbaik untuk bobotoh yang tetap datang mendukung langsung perjuangan Maung Bandung di Stadion Pakansari. Diperkirakan sekitar 18.000 bobotoh hadir langsung dan membirukan stadion yang terletak di Kecamatan Cibinong tersebut.

Meski sadar tak akan sepenuhnya menghilangkan kekecewaan bobotoh karena Persib gagal mempertahankan Piala Presiden 2017. Namun kemenangan atas Semen Padang, kata Djanur, paling tidak bisa mengobati kekecewaan yang dirasakan jutaan bobotoh setelah Persib kalah adu penalti dari Pusamania Borneo FC (PBFC) di semifinal.

“Pascakekalahan (dari PBFC) kelihatan para pemain masih loyo, tapi bisa bangkit. Mereka tunjukkan yang terbaik karena satu alasan mereka tidak ingin mengecewakan bobotoh karena sampai saat ini main dimanapun, bobotoh selalu mendukung. Kemenangan ini saya persembahkan untuk bobotoh,” ujar Djanur.

Sementara itu Pelatih Semen Padang Nil Maizar mengaku, tetap senang dan bangga karena laga Persib melawan timnya berjalan cukup seru dan menghibur. “Pertandingan sangat luar biasa, keduanya bermain luar biasa. Selamat buat Persib juara tiga, kita juara empat,” terang Nil.

Meski pada pertandingan tersebut timnya gagal meraih peringkat ketiga setelah kalah 1-0 dari Persib. Namun, anak asuhnya pada laga tersebut bisa tampil penuh semangat dan pantang menyerah. “Saya bangga dengan pemain saya, terutama babak kedua sudah bisa menampilkan cara permainan yang bagus, tempo agak cepat,” pungkasnya. Zacky

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco