Polres Belum Terima Limpahan Pelaku Penculikan, Kondisi Ketiga Korban Masih Trauma

oleh

CIANJUR │Harian WaktuPolres Cianjur, masih belum menerima pelimpahan pelaku penculikan terhadap tiga anak warga Kecamatan Cidaun, yang di tangkap warga pada Senin (13/3) lalu. Hingga saat ini, belum diketahui motif penculikan yang dilakukan dua orang pelaku tersebut.

“Belum ada, belum dilimpahkan ke sini (Polres Cianjur). Kami masih menunggu, karena pelaku masih berada di Polsek Sindangbarang,” kata Kasat Reskrim Polres Cianjur, AKP Benny Cahyadi, kemarin.

Berdasarkan infomrasi, rencananya, dua orang pelaku penculikan tersebut akan di limpahkan ke Mapolres Cianjur, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Namun, hingga saat ini, pelaku masih berada di Polsek Sindangbarang.

Sementara itu, saat ini, ketiga korban penculikan, yakni , Rudi (6) anak dari pasangan Ace dan Popon, Hendrik (5) anak angkat dari Eman dan Yati dan anak Pak Kily yang bernama Dadan (10), warga Kampung Kertajadi RT 03/01 Desa Kertajadi Kecamatan Cidaun, masih shock dengan kejadian yang menimpa ketiganya. Bahkan, orang tua merasa kebingungan dengan keadaan anaknya kini, yang ketakutan jika ditanya orang lain.

Salah seorang orang tua korban, Kily mengaku, bersyukur dengan ditemukan anaknya kembali ke pangkuannya. Meski kini anaknya masih shock, namun kondisinya sehat. “Alhamdulillah, saya sangat bahagia sekali anak saya kembali pulang,” ungkapnya.

Sementara, Kepala Desa Kertajadi, mengatakan, pihaknya bersyukur atas kembalinya ketiga anak yang sempat di culik. Pihaknya mengimbau, para orang tua agar lebih berhati-hati menjaga anak-anaknya. “Mudah – mudahan ini adalah kejadian yang terakhir. Jangan lagi ada kejadian serupa dikemudian hari. Pokoknya, bila tidak terlihat selama 2 jam saja, cari dan pastikan keberadaan anak kita,” katanya.

Sekedar diketahui, dua orang pelaku penculikan terhadap tiga orang anak di Kampung Kertajadi RT 03/01 Desa Kertajadi, Kecamatan Cidaun, berhasil ditangkap warga, Senin (13/3). Sementara, ketiga korban penculikan, berhasil ditemukan dengan keadaan selamat.

Tertangkapnya dua orang pelaku penculikan anak terjadi saat pelaku akan mampir di sebuah warung nasi. Namun, seorang sopir elp yang sudah mengetahui cirri-ciri pelaku, langsung mengamankannya.

“Saat itu, sopir elp mengetahui pelaku yang akan masuk ke warung nasi untuk membeli makan. Mungkin pelaku sudah kelaparan karena beberapa hari di dalam hutan,” ungkap seorang pemuda warga Desa Kertajadi, Dede Alma Mubarok. Syamsuri/Ruslan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco