Stok Obat Cianjur Aman Hingga 2018

oleh

CIANJUR | Harian Waktu – Ketersediaan obat yang berada di Gudang Instalasi Farmasi Cianjur saat ini diklaim aman hingga 2018 nanti. Bahkan, ada ratusan jenis obat yang sudah dibagikan ke 45 Puskesmas di Cianjur.

Staf Dinas Kesehatan Instalasi Farmasi (DKIF) Kabupaten Cianjur Syarif mengatakan, jenis obat Antibiotik biasanya paling banyak dikonsumsi oleh para pasien. Diantaranya ada Amoxicillin, Paracetamol dan sirup atau tablet.

“Pengambilan obat jatahnya satu bulan sekali dan obat dipesan itu tergantung pasien. Kami hanya menyediakan pelayanan penyediaan obat saja,” katanya.

Dia mengatakan, dalam kurun waktu satu bulan, ada ratusan obat yang diambil oleh pihak Puskesmas. Sehingga, keberadaan stock di setiap Puskesmas di perkirakan aman.

“Pengambilan obat gratis langsung bantuan dari pemerintah pusat, lalu diberikan melalui Dinkes Kabupaten Cianjur dan disimpan di Instalasi Farmasi sebagai gudang penyimpanan,” jelas dia.

Sementara, Kepala Puskesmas Cilaku, Gumilar memaparkan, pengambilan obat biasanya dilakuikan setiap satu bulan sekali. Hal itu, disesuaikan dengan jadwal jatah per-Puskesmas setiap bulannya.

“Jadi Puskesmas mengajukan permintaan obat disesuaikan dengan kebutuhan dan pemakaian obat pada bulan sebelumnya dan disesuaikan dengan jenis penyakit terbanyak,” terangnya.

Dia mengklaim, permintaan tersebut disesuaikan dengan kebutuhan pasien terbanyak. “Ya, kalau permintaan ke gudang obat kita pakai merk saja,” tandasnya. Putra Lugina Sukma

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco