Sampah Limbah B3 RSUD Pagelaran Hari Ini, Dewan Panggil Dinkes

oleh

CIANJUR | Harian Waktu – DPRD Kabupaten Cianjur, memanggil Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur. Hal tersebut, terkait dengan sampah limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pagelaran.

Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Cianjur, M. Herry Wirawan membenarkan, jika DPRD Kabupaten Cianjur memanggil Dinkes kabupaten Cianjur untuk melakukan rapat kerja membahas persoalan limbah B3 di RSUD Pagelaran.

Tentunya, kata dia, pada  prinsifnya semua pihak harus mengikuti standar dan prosedur yang berlaku. Apalagi jelas dia, pihak perusahaan tentu harus mampu memantaskan diri dan bertanggungjawab. “Jika masih ada kelalaian dan terindikasi menyalahi aturan, berarti itu tidak pantas, jika demikian tentu para pihak terkait harus ikut bertanggungjawab,” tegasnya.

Peran DPRD, kata dia, tentu adalah mengawasinya, sehingga akan meminta penjelasan sejauhmana keterlibatan dan mekanisme pengelolaan sampah limbah B3 tersebut. “Mekanismenya seperti apa. Selain membahas Limbah tentu masih banyak isu-isu kesehatan lainnya yang akan kami bahas dan soroti di Dinas Kesehatan,” katanya, kemarin.

Kepala Seksi Kesehatan Lingkungan (Kasi Kesling) Dinkes Kabupaten Cianjur, Sri Suhartini, mengaku Dinkes Kabupaten Cianjur tidak mengetahui kerjasama yang dilakukan RSUD Cianjur dengan PT. Medivest. Bahkan, kata dia, kerjasama tersebut tanpa Dinas Kesehatan Cianjur sebagai fasilitatornya. “Silahkan langsung Tanya saja ke Dirut RSUD Pagelaran,” ucap Sri.

Sementara itu, Direktur RS Pagelaran, Dr. Eva Fatimah mengaku, persoalan limbah B3 akan jadi perhatian utama pihak RSUD Pagelaran. Jika mengalami kekurangan, kata dia, harap maklum, lantaran RSUD Pagelaran baru berdiri. “Rumah Sakit Pagelaran itu baru, masih dalam tahap berbenah diri, jadi harap maklum,” ujarnya.

Saat ini, kata dia, limbah B3 yang ada di RSUD Pagelaran, sudah diangkut pihak PT. Medivest, alias sudah bersih. Lagipula, lanjut dia, sampah medis RS Pagelaran itu masih sedikit. “Setiap 3 hari atau satu minggu di kirim ke Cianjur, kadang dua minggu, dan itu bagian isi dari perjanjian dengan PT. Medivest,” katanya.

Perihal kerjasama, tambahnya, pihak RS Pagelaran memang sudah melakukan kesepakatan dengan PT. Medives tanpa melalui Dinkes Kabupaten Cianjur yang dilengkapi oleh laporan pengiriman yang dibutuhkan,” besok saja dari Komisi III DPRD Kabupaten Cianjur akan mengunjungi kami disini. Dan ini suatu kebanggaan kami bisa ditinjau oleh wakil rakyat,” tutur Bu Dirut sumringah. Ruslan Ependi

Sekedar diketahui, sampah limbah B3 di RSUD Pagelaran, di soal. Pasalnya, selain menumpuk di lingkungan RSUD, juga merugikan masyarakat sekitar dan pasien.

Juru bicara Komite Peduli Lingkungan Hidup Indonesia (KPLHI) Sodik mengaku, penumpukan sampah Limbah B3 di RSUD Pagelaran sangat merugikan masyarakat sekitar dan penghuni RSUD itu sendiri, baik itu pasien maupun seluruh karyawan. Menurutnya, limbah B3 sebuah energi atau komponen lain yang karena sifat, konsentrasi serta jumlahnya baik secara langsung maupun tidak langsung, dapat mencemarkan sekaligus merusak lingkungan hidup. Ruslan Ependi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco