Akbar Sidik Jadi Korban Galian

oleh

Harian Waktu – AKBAR,  Sidik (9) bocah yang menjadi korban terlindasnya truk galian pasir harus terbaring lemas. Bahkan, saat ini, Akbar harus rela kehilangan kaki kanannya yang menjadikan cacat fisik akibat terlindas ban truk galian pasir.

Akibatnya, warga di delapan desa kesal dengan keberadaan galian pasir di Kampung Jajaway, Desa Sukamaju. Karena, selain jalan cepat rusak, terdapat korban luka.

Tokoh masyarakat sekitar, Hapidudin (53) meminta agar perusahaan galian pasir di wilayahnya tersebut segera di tutup. Kami menuntut keadilan dan jelas targetnya galian pasir bisa ditutup,” katanya.

Ketua BPD Desa Sukaraharja Dili Dadili mengatakan, aktivitas galian pasir tersebut sudah hampir dua tahun. Apalagi, kata dia, saat ini sejumlah desa di Kecamatan Cibeber sedang fokus membangun infrastruktur.

Menurut dia, tujuan aksi warga bukan bermaksud memberhentikan Kepala Desa Sukamaju, namun agar menutup galian. Sebab, kades yang membuka izin galian pasirnya dan jujur saja sebelumnya sudah ada bukti fisik bocah menjadi korban.

 “Maka kami merasa terpanggil hati atas aduan atau berbagai laporan masyarakat, kini merasa tak nyaman lagi untuk berkendaraan. Ini merupakan tanggungjawab bersama untuk berpartipasi peran aktif menjaga dan melestarikan Sumber Daya Alam (SDA) cinta akan lingkungan,” tandasnya.

LPM Desa Sukaraharja, Saeful Hidayat mengatakan, perlu juga diketahui bahwa spirit kepedulian dari manapun termasuk dari Apdesi Kabupaten Cianjur sangat dibutuhkan atas kondisi ini. “Keberadaan galian pasir yang berlokasi di Desa Sukamaju sudah berdampak luas, antara lain akses jalan terganggu dan hal ini sangat dirasakan warga sekitar,” ungkapnya. Syamsuri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco