Teknologi IT Harus Sentuh Pelosok, 90% Siswa SMK di Jabar Ikuti UNBK

Link Banner

BANDUNG | Harian Waktu – Gubernur Jabar Ahmad Heryawan menyatakan sebanyak 233.897 siswa dari 1.941 sekolah, atau 90% siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Jabar, mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), dan sisanya masih melaksanakan Ujuan Nasional Berbasis Kertas Pensil (UNKP).

“Alhamdulillah UNBK untuk tingkat SMK di Jabar sudah mencapai 90%. Ada Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kota Cimahi, dan Kabupaten Sumedang contohnya yang sudah 100%. Mudah -mudahan tahun berikutnya bisa 100% seluruhnya,” ungkap Aher saat meninjau pelaksanaan UNBK di SMK Negeri 1 Bandung, Jalan Wastukancana, kemarin.

Aher menuturkan permasalahan yang ditemui pada penyelenggaraan UNBK, adalah kesiapan, atau kemampuan sekolah baik dari segi SDM ataupun peralatan IT yang belum mumpuni, khususnya bagi sekolah-sekolah di daerah pelosok.

Namun secara keseluruhan, angka 90% menunjukan majunya kesiapan, dan tersedianya fasilitas pendidikan yang baik di Jabar. “Kan bisa kita bayangkan kalau di pelosok-pelosok ada sekolah yang masih perlu persiapan IT-nya dengan lebih baik. Sehingga kita harap tahun berikutnya bisa seluruhnya UNBK,” ujar Aher.

Sementara itu ombudsman perwakilan Jabar melakukan pemantauan UNBK di SMK Negeri 1 Kota Cimahi, kemarin. Kegiatan tersebut berlangsung sekitar pukul 09.00 WIB hingga 09.30 WIB yang juga dihadiri Plt Wali Kota Cimahi Sudiarto dan Kepala Sekolah SMKN 1 Kota Cimahi.

Kepala Ombudsman Jabar, Haneda Tri Lastoto mengungkapkan tiap tahun melakukan pengawasan terhadap persiapan dan pelaksanaan UN. Salah satunya di SMKN 1 Cimahi yang diketahui sudah 100 persen siap melaksanakan UN. “Ini akan menjadi percontohan tentang kesiapan dan persiapan dari segi sarana dan prasarana dan model pengawasan,” ujarnya.

Ia menambahkan, ombudsman mengambil sampel di delapan kota yang melaksanakan UN untuk memastikan sejauhmana pelaksanaan tersebut berlangsung. Saat ini, katanya belum menerima laporan tentang dugaan kebocoran soal UN. Menurutnya, persiapan UN di provinsi Jabar relatif sudah bagus dan diharapkan tidak terdapat praktek kebocoran soal.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Cimahi, Dikdik mengklaim persiapan pelaksanaan UN tingkat SMA dan SMK di Cimahi sudah 100%. Total sebanyak 7.000 siswa dari SMA/SMK negeri dan swasta yang akan melaksanakan UN dari 45 sekolah. “Sebelum pengalihan kewenangan tata kelola, jenjang pendidikan menengah sudah menyatakan kesiapan. Mudahan nilai integritas kita meningkat,” katanya.

Adapun jadwal Ujian Nasional 2017 di antaranya untuk UNBK tingkat SMK dilaksanakan Senin-Kamis (3-6/4) dengan satu mata ujian/hari yang dilaksanakan dalam tiga sesi. Kemudian tingkat SMA/MA dilaksanakan Senin-Kamis (10-13/4) dengan satu mata ujian/hari yang juga dilaksanakan dalam tiga sesi.

Lalu ujian susulan SMK dan SMA/MA akan dilaksanakan pada 18 – 19 April 2017. Kamudian untuk SMP/MTS tahap 1 akan dilaksanakan pada 2, 3, 4 dan 8 Mei 2017. Lalu untuk SMP/MTS tahap 2 akan dilaksanakan 9, 10, dan 15 ,16 Mei 2017. Hanya untuk SMP/MTs UNBK yang pelaksanaannya menggunakan fasilitas sekolah lain.

Setiap SMP/MTs hanya dapat mengikuti satu tahap saja, tidak dapat sebagian siswa ikut tahap 1, sebagian ikut di tahap 2. Adapun ujian susulan SMP/MTs dijadwalkan pada 22-23 Mei mendatang.

Sementara jadwal ujian berbasis kertas pensil (jika ada) untuk SMA/MA dan SMK dilaksanakan bersamaan dengan UNBK. Sedangkan untuk SMP/MTs dilaksanakan bersamaan dengan UNBK tahap 1. Rustandi/Zacky

Category: Waktu JabarTags:
example banner
No Response

Leave a reply "Teknologi IT Harus Sentuh Pelosok, 90% Siswa SMK di Jabar Ikuti UNBK"

[+] kaskus emoticons