Kelebihan Dan Kekurangan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK)

Link Banner

Kelebihan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK)

Lebih menghemat anggaran
Seperti yang kita ketahui pelaksanaan ujian nasional secara manual membutuhkan biaya yang tidak sedikit, penggunaan anggaran tersebut mulai dari percetakan soal ujian nasional, pendistribusian ujian nasional yang membutuhkan dana yang lumayan besar. Dengan pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer notabene membuat anggaran yang selama ini digunakan untuk mencetak soal dan distribusi soal bisa dialihkan dan dimaksimalkan disektor pendidikan lain Seperti pengadaan beasiswa, kelengkapan sarana dan prasarana.

Keterlambatan soal UN bisa diminalisir
Belajar dari kejadian sebelumnya dalam pelaksanaan UN terkadang terjadi keterlambatan berkas soal UN yang menyebabkan jadwal ujian harus diundur. Daerah yang riskan mengalami masalah tersebut adalah daerah yang ada di pedalaman yang sulit untuk diakses. Namun jika menerapkan UNBK maka kejadian seperi itu akan sangat kecil bisa terjadi karena soal bisa diakses secara online.

Meminimalisir kecurangan saat ujian

Kecurangan yang kadang dilakukan saat ujian oleh sebagian siswa adalah kebiasaan mencontek pekerjaan temannya. Dengan penerapan sistem ujian nasional berbasis komputer membuat hal tersebut sulit untuk dilakukan karena menurut informasi soal ujian nasional diacak, jadi antara satu komputer dengan komputer yang lain soal pada nomor yang sama berbeda. Hal ini bisa menjadi motivasi tersendiri bagi peserta ujian nasional untuk belajar karena mereka tidak bisa lagi berharap banyak kepada teman-temannya namun dia harus mengandalkan kemampuannya sendiri.

Lebih memudahkan siswa
Dalam segi kemudahan bisa dikatakan ujian nasional berbasis komputer lebih memudahkan siswa ketimbang ujian nasional secara manual/konvensional. Kemudahan tersebut seperti siswa tidak repot lagi mengisi biodata menggunakan pensil yang harus dilakukan dengan ketelitian dan kesabaran, selain itu potensi kerusakan lembar jawaban dengan menggunakan pensil sudah tidak menjadi persoalan lagi karena jika menggunakan komputer siswa hanya menggunakan mouse sebagai navigasi untuk memilih jawaban benar.

Hasil ujian bisa diketahui dengan cepat
Tidak seperti ujian nasional secara manual yang membutuhkan waktu yang lama untuk mengetahui hasil ujian. Ujian nasional berbasis komputer justru sebaliknya, waktu yang dibutuhkan untuk mengetahui hasil ujian terbilang hanya sebentar karena menerapkan jaringan internet yang terkoneksi dengan server pusat jadi tidak seperti ujian manual yang mesti mengirim berkas ujian dulu ke pusat untuk diperiksa.

Kekurangan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK)

Jumlah komputer yang belum memadai
Kendala pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer yang paling nyata adalah minimnya jumlah komputer yang dimiliki oleh tiap-tiap sekolah sehingga tidak semua sekolah mampu melaksanakan ujian nasional berbasis komputer. Belum lagi sekolah yang ada di daerah pelosok yang sama sekali tidak memiliki komputer semakin menambah permasalahan dalam pelaksanaan UNBK.

Jaringan internet yang belum merata
Ujian nasional berbasis komputer dilaksanakan secara online dan syarat yang paling utama lancarnya ujian adalah ketersediaan jaringan internet namun fakta berbicara bahwa jaringan internet dibeberapa daerah sangat sulit diakses. Apalagi jika harus digunakan untuk melaksanakan UNBK yang membutuhkan jaringan internet yang kuat.

Pelaksanaan ujian nasional
Pelaksanaan ujian nasional yang biasanya serentak terpaksa diadakan secara bergelombang dikarenakan jumlah komputer yang tidak seimbang dengan jumlah peserta UN. Pelaksanaan UN secara bergelombang sedikit banyaknya akan berpengaruh pada psikologi siswa, selain itu potensi kecurangan bisa terjadi karena siswa yang terlebih dahulu ujian mempunyai kesempatan untuk menceritakan kepada teman-temannya yang belum ujian soal-soal yang muncul dalam UN walaupun potensi tersebut terbilang kecil.

Aliran listrik 
Aliran listrik juga menjadi kendala pelaksanaan UNBK. Memang di kota aliran listrik sudah memadai namun bagaimana dengan sekolah yang ada di daerah perbatasan/pelosok yang masih belum bisa teraliri listrik. Adalah hal mustahil bisa melaksanakan UNBK jika listrik tidak ada karena untuk menyalahkan komputer membutuhkan aliran listrik.

Memunculkan masalah sosial
Ujian dengan metode UNBK bisa jadi memunculkan kecemburuan sosial karena sebagian siswa sudah menikmati kemudahan melaksanakan ujian nasional menggunakan komputer sedangkan dipihak lain siswa yang sekolahnya belum memiliki fasilitas yang memadai masih harus melaksanakan UN secara manual. Hal ini menyiratkan ketidakmerataan sarana dan prasarana pendidikan masih sangat terlihat di indonesia.

Category: Retro PhonicTags:
resto
No Response

Leave a reply "Kelebihan Dan Kekurangan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK)"

[+] kaskus emoticons