Pemkot Sukabumi Mengklaim Tawuran Menurun

oleh

SUKABUMI | Harian Waktu – Pemkot Sukabumi mengklaim aksi tawuran antar pelajar di Kota Sukabumi menurun. Bahkan dalam dua tahun terakhir hanya ada 8 kali aksi tawuran pelajar. “Data yang kami terima dari Polres, angka tawuran menurun drastis. Dulu itu, tawuran pelajar di Kota Sukabumi rata-rata per tahunnya sebanyak 29 kali. Sejak 2015 hingga 2016 berkurang menjadi 8 kali per tahun,” ujar Wali Kota Sukabumi, Mohamad Muraz, kemarin (5/4)

Bahkan selama 2017 ini, ia belum mendengar adanya aksi tawuran antar pelajar lagi. Dirinya optimis, aksi tawuran di Kota Sukabumi bisa menghilang sepenuhnya. “Tidak ada lagi musuh bubuyutan antara sekolah A dan B. Semua harus bersama-sama,” ucapnya.

Selain itu, dia mengimbau para pendidik untuk menekankan pendidikan karakter terhadap para siswanya. Sehingga, bisa mencetak generasi yang jujur, santun, beretika, dan provesional. “Siswa itu tidak hanya pintar, tapi harus berkarakter. Oleh karena itu, harus ditamankan kejujuran sejak dini kepada para pelajar,” ungkapnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, DUdi Fathul Jawad mengatakan, salah satu cara menghilangkan kekerasan ialah melalui kesenian. Sebab, seni itu bagian dari menghaluskan jiwa. “Tawuran itu kekerasan, kalau dihaluskan bisa ya lewat seni ini. Saya belum mendengar ada seniman tawuran,” terangnya.

Bahkan saat ini, seni semakin dibangkitkan di sekolah-sekolah. Sejumlah prestasi pun sudah banyak diraih oleh para pelajar di Kota Sukabumi. “Prestasi cukup lumayan. Ada anak-anak yang berprestasi dari seni,” pungkasnya. Mochamad Pajar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco