Metode Dongeng Bisa Jadi Alternative Dalam Pembelajaran

oleh

CIANJUR | Harian Waktu – Metode dongeng bisa menjadi alternatif dalam menyampaikan pembelajaran kepada anak-anak di sekolah. Pasalnya metode pembelajaran saat ini masih terbilang monoton, guru ataupun pemateri  masih menggunakan metode ceramah yang bisa membuat anak-anak jenuh dan kurang tanggap menerima materi. Dengan metode cerita, anak akan lebih mudah memahami dan meresapi apa yang disampaikan kepadanya.

Muhammad Abdul Latif, yang lebih dikenal sebagai Kak Mal, mengutarakan bahwa tujuan utama metode dongeng ini bisa membuat anak mudah menerima pembelajaran dan mengikuti apa yang disampaikan.

“Targetnya anak-anak bisa menerima pembelajaran tanpa merasa digurui,”  ujarnya.

Metode dongeng perlu dimasukkan ke dalam proses pembelajaran untuk mendukung program kurikulum 2013 (Kurtilas) yang sudah disusun pemerintah. Karena metode dongeng merupakan metode pendidikan yang paling tepat dalam pembelajaran.

“Dengan adanya kurikulum 2013 sebenarnya akan berjalan bagus, justru dongeng ini seharusnya diterapkan dalam proses pembelajaran,” tutur Kak Mal.

Pemilik 80 karakter suara ini juga berkomitmen dalam berdakwah dengan cerita atas dasar perintah Allah SWT yang terdapat dalam Al-Quran serta mempelajari sunah dan perilaku Rasul saat menyampaikan pesan dengan metode cerita.

Beliau sering melakukan pelatihan atau training mengenai teknik belajar dengan cerita dan memberikan pengetahuan tentang teknik dalam menyampaikan cerita. Baik dari segi olah vokal, gesture tubuh, serta ekspresi wajah, sehingga tujuan utama mengajar akan mudah tercapai. HW2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco