O Tea, Teh Buatan Anak Desa Yang Siap Mendunia

1 580
Link Banner

CIANJUR | Harian Waktu  – Cianjur harus bangga memiliki seorang petani sekaligus pengusaha teh yang sangat peduli akan perkembangan teh di pasar nasional. Adalah Ferry Kurnia (38), seorang anak desa, asal Desa Cisujen, Kecamatan Takokak. Berawal dari kebun teh seluas 2 Hektar warisan orang tuanya, ia mulai berpikir harus di apakan kebun teh nya itu.

Dengan seiringnya berjalan waktu, kini Ferry sudah bisa memproduksi berbagai jenis teh dari hasil olahan pucuk teh Sinensis, yang dipetik dari kebun teh miliknya. Kemudian diolah di pabrik mini milik sendiri dimana mesin-mesinnya hasil rancangan Muhammad Oero (Alm) yang tidak lain orang tuanya sendiri.

Olahan teh yang di produksi Ferry antara lain, Teh Hijau Sinensis, Teh Kuning Sinensis, Teh Merah Sinensis, dan beberapa terobosan baru antara lain Teh Bambu Sinensis yang di produksi dengan cara di press dan di bakar dengan bambu sehingga saat teh ini di seduh beraroma wangi khas bambu dan Teh Gepeng yang di produsi dari teh merah sinensis yang di press menggunakan hidrolik. Semua produk teh di beri lebel O Tea dengan kemasan yang sangat menarik.

“Kendala saya selama ini adalah pasar, selama ini saya baru bisa menjual 20 Kg per bulan kalo di rupiahkan sekitar 10 juta rupiah namun penghasilan itu 80% untuk karyawan dan 20 % untuk pemasaran, jadi kalo untuk saya sendiri belum kebagian, yah namanya juga perjuangan,” tutur Ferry.

Pasar yang sekarang Ferry sentuh belum terlalu luas. Selama ini baru bisa melakukan penjualan ke personal atau orang-orang di sekitar, melalui pameran, kadang melalui perusahaan yang sudah memiliki lebel. Namun untuk penjualan ke perusahaan tersebut, Ferry tidak bisa mengikut sertakan lebelnya, karena biasanya perusahaan membeli teh dan mereka kemas dengan lebel miliknya sendiri.

“Saya harap teh saya ini bisa di kenal oleh masyarakat Cianjur pada khususnya dan lebih luasnya dikenal dunia.  Harapan lebih besarnya ingin bisa menembus pasar yang jumlah pemesanan lebih besar atau ke café dan hotel–hotel di Jakarta dan Bali,” harap Ferry.

Kelebihan hasil teh olahan Ferry ini rasa dan aromanya tidak kurang dari standar pengolahan, malahan punya rasa dan aroma yg khas dan memiliki bentuk yang khas pula, berbeda dengan teh pada umumnya. Asep Hendrayana

Category: AdvetorialTags:
resto
One Response
  1. author

    putri4 months ago

    kalo boleh tau alamat lengkap toko penjual teh O TEA ini dimana ya ?

    Reply

Leave a reply "O Tea, Teh Buatan Anak Desa Yang Siap Mendunia"

[+] kaskus emoticons