TINJAU RENCANA JALUR JALAN DOUBLEWAY

oleh

Bupati Ingin Pengguna Jalan Lebih Leluasa dan Nyaman

Harian Waktu – Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar meninjau jalan sepanjang 105,2 KM, yang bakal direncanakan jalur jalan double way (Jalan Alternatif Kabupaten II). Dalam kunjungannya, bupati didampingi Dandim 0608, Imam Haryadi, para kepala OPD Kabupaten Cianjur terkait, Konsultan serta yang lainnya.

Rencana jalan doubleway tersebut mengambil route Gekbrong, Cipadang – Bebedahan 7,5km, Bebedahan-Lampegan (Cibeber) 6,7km, Lampegan –Paldua 4,7km (Campaka), Paldua-Karyamukti 6,0 (Campaka), Karyamukti-Wangunjaya 6,5km (Campaka), Wangunjaya-Sukajembar 5,0 (Campaka/Sukanagara), Sukajembar-Gunungsari 6,4km (Sukanagara), Sukanagara-SP.

Leuwimanggu km5 2,5 (Sukanagara), SP, Leuwimanggu – Leuwimanggu 3km (Sukanagara), Leuwimanggu–Sukasari 10,7km (Sukanagara/Kadupandak), Sukasari-Kadupandak 10,7km (Kadupandak), Kadupandak-Parakantugu 2km (Kadupandak), Parakantugu-Cibungur 5km (Cijati), Cijati-Cukanggaleuh 4,7km (Cijati), Sumur-Cibungur 4km (Cijati), Leles-Padaasih 12,5km (Leles), Leles-Agrabinta 7,3km (Leles)

Dalam kesempatan tersebut, bupati mengungkapkan jalur jalan doubleway yang sudah direncanakan sejak awal itu ingin segera direalisasikan. Karena, jalan merupakan penunjang percepatan pembangunan dalam segala bidang, selain itu juga Cianjur merupakan daerah yang rawan akan bencana sangat diperlukan kecepatan dan ketepatan dalam solusi penanganannya.

“Pembangunan jalur jalan Kabupaten yang biasanya 3,5 – 4m lebar badan jalan, pada jalur jalan doubleway/jalur jalan alternative II ini inginkan lebar badan jalan 5m, agar pengguna jalan lebih leluasa dan nyaman,” ujarnya. Deni Abdul Kholik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco