Oknum Kasek Aniaya Siswa SMP, Keluarga Korban Tak Terima, Lapor Polisi

oleh

CIANJUR | Harian Waktu – Keluarga korban kekerasan salah seorang siswa kelas 9 SMPN 1 Leles, Abdul Munawar melaporkan oknum Kepala Sekolah (Kasek) di sebuah sekolah dasar (SD) di Citiis, Kecamatan Sukanagara, berinisial (S), kemarin. Diduga, korban mengalami penganiayaan dengan cara dipukuli beberapakali akibat menabrak kasek.

Informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa tersebut terjadi Jumat (7/4) sore. Saat itu, korban pulang dari pertandingan bola. Namun diperjalanan, korban yang menggunakan sepeda motor tidak sengaja menyenggol kendaraan milik S tepatnya di Kampung Sukarama RT01/01, Desa Pusakasari Kecamatan Leles, karena saat itu S mengerem secara mendadak.

Saat itu, Anwar langsung menghindar kendaraannya ke arah kanan, hingga hampir mengilas kaki kanan sang oknum Kasek tersebut. Namun, belum sempat Anwar meminta maaf, S langsung menghujamkan bogeman ke arah wajah Anwar, hingga beberapa kali.

“Tadinya saya mau minta maaf, tapi sebelum mengucap, bapak itu langsung memukul saya ke wajah beberapa kali, hingga memar,” ujar Anwar saat di BAP di ruang SPK Polres Cianjur, kemarin.

Anwar mengaku, akibat bogem mentah oknum Kasek tersebut, selain mengalami memar di bagian wajah dan belakang kepala, hingga saat ini sakitnya masih terasa. “Meski sudah beberapa hari, tapi sakitnya masih terasa pak. Bapak itu saat mukul di tangannya ada batu ali, jadi sakit,” ujarnya sambil meringis kesakitan.

Setelah puas melakukan aksi pemukulan tersebut, oknum kasek tersebut pulang tanpa ada basa basi. Lantaran, kata Anwar, saat terjadi pemukulan, di sekitar lokasi banyak warga yang tengah menyaksikan peristiwa tersebut. “Setelah selesai saya dipukuli, bapak itu langsung pulang bawa motornya, sambil bilang, “Nyaho teu urang saha ?”. (Tahu tidak saya siapa ?)sambil dia bergegas pergi,” katanya.

Keluarga korban yang mengetahui kejadian tersebut, tidak terima dengan aksi oknum kasek tersebut. Sehingga, pihak keluarga langsung mendatangi sang oknum kasek ke rumahnya di Kecamatan Leles.  “Saya tidak terima dengan aksi brutal oknum kasek itu. Makanya, saya bersama keluarga lainnya mendatangai rumahnya, untuk meminta pertanggungjawabannya,” ujar Paman korban Mubarok (50).

Namun, saat di rumahnya, kata dia, bukan diterima dengan baik. Tapi, sang oknum kasek itu malah mengeluarkan golok dengan mengulas-ngulas ke bagian pahanya. “Dia malah mengeluarkan golok, sambil berkata “Bade kumaha atuh ayeuna ?” (Mau Bagaimana sekarang ?),” ujar Mubarok saat memperagakan apa yang dilakukan oknum kasek tersebut.

Karena tidak memiliki itikad baik, sehingga keluarga korban langsung melaporkan peristiwa tersebut ke pihak kepolisian. “Karena kami sebagai keluarga khawatir dengan apa yang dilakukan oleh oknum kasek itu, jadi kami lapor ke Polres Cianjur, dengan harapan penegakan hukum dilakukan,” ujarnya.

Sementara itu, kuasa hukum Anwar, Supirmas mengatakan, pelaporantersebut dilakukan berdasarkan hasil visum yang sudah dilakukan. Sementara, selanjutnya menyerahkan ke penyidik Polres Cianjur, agar pelaku dapat mempertanggungjawabkan perbuatanya. “Yang jelas kita akan mengajukan aduan mengacu pada pasal 351, dan undang-undang perlindungan anak,”  ungkapnya.

Berdasarkan pantauan, kemarin, korban melaporkan peristiwa yang dialami Anwar ke Polres Cianjur, ditemani bersama keluarga dan kuasa hukum. Sementara hingga berta ini diturunkan, oknum kasek  S belum bisa dikonfirmasi. Ismat Nasrulloh/Syamsuri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco