Sigma BC Radjawali Indonesia, Jalin Silaturahmi via Kontes dan Latihan Bersama

oleh

BANDUNG | Harian Waktu – Radjawali Indonesia Sigma BC menggelar kontes dan latihan bersama burung berkicau sekaligus silaturahmi dengan para kicaumania di Lapangan Futsal Sigma, Jalan Soekarno-Hatta.

Meski tema utamanya adalah kontes burung berkicau, namun tujuan sebenarnya dari kegiatan ini lebih karena didorong niat pengurus Sigma BC Radjawali Indonesia untuk mempererat tali silaturahi dengan para kicaumania, khususnya di wilayah Bandung Raya.

Ketua Radjawali Indonesia Sigma BC DPC Bandung Timur, Kadir menegaskan, tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memperat pertemanan dan menambah relasi di antara pecinta hobi burung kicau.

“Latihan bersama ini biasa di gelar setiap hari Rabu sekitar pukul 13.00 WIB hingga menjelang Magrib, Mereka yang datangpun, tentunya cukup banyak dari beberapa pecinta burung, baik muda dan tua, hingga para pendatang yang mencoba terjun langsung untuk menjajal para gacoannya,” ungkapnya kemarin.

Kadir mengatakan burung yang dikonteskan dalam latihan burung ini, di antaranya burung kenari, lovebird, muray batu, jalak suren, dll. Dalam Sigma BC kepanitian berjumlah 15 orang.

Ia mengungkapkan setiap perserta, tiket pendaftaran pun tersedia bermacam kelas dari harga tiket Rp20.000 hingga Rp50.000 saja untuk tiap satu burung. Sementara juri-juri pun sangat fair dalam setiap penilaian burung menurut kelas-kelasnya hadiah buat yang juara pun beragam dari Rp300.000, hingga Rp500.000.

“Untuk kontestan di Sigma BC mencapai kurang lebih 500 kontestan, yang mana setiap satu kali gantangan ada 70 gantangan. Paling dominan lovebird dan muray batu,” ucap Kadir.

Sebagai sarana latihan tak jarang banyak bibit-bibit atau burung-burung berprospek bagus tercipta di sini, banyak juga dijadikan sebagai ajang transaksi burung-burung yang berpospek untuk lebih di poles kedepannya.

Sementara dalam kesempatan yang sama Kepala Divisi Litbang sekaligus Ketua DPC Bandung Utara, H Asep Gedor mengatakan, bahwa Radjawali Indonesia dalam setiap kontes ataupun latihan bersama selalu memegang komitmen transparan dan kredibel dengan mengutamakan objektifitas penilaian dan prestasi burung melalui pelatihan juri yang profesional.

“Radjawali Indonesia berencana membangun di empat titik penjuru mata angin,”ujar Asep. Fazar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco