Laga Pembuka yang Tak Berkesan

oleh

BANDUNG | Harian Waktu – Laga pembuka Liga 1 antara Persib Bandung melawan Arema FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) berakhir antiklimaks buat tuan rumah. Maung Bandung harus puas bermain imbang tanpa gol.

Michael Essien dan Carlton Cole yang dimainkan di laga ini tak mampu menghadirkan dampak luar biasa ke dalam permainan Maung Bandung. Keduanya terlihat masih kikuk bermain dan harus diakui, baik Essien maupun Cole memang memerlukan latihan tambahan untuk mengembalikan kebugaran mereka.

Justru tim tamu yang beberapa kali mampu mengejutkan dan beberapa kali menciptakan situasi berbahaya di muka gawang I Made Wirawan. Bahkan, Cristian Gonzales sempat membuat puluhan ribu bobotoh terhenyak setelah menjebol gawang Maung Bandung di menit ke-37. Beruntung gol tersebut dianulir wasit karena Gonzales dianggap dalam posisi offside.

Djanur sendiri sebenarnya cukup memuji penampilan Essien maupun Cole. Hanya saja, secara kondisi fisik keduanya diakui Djanur belum optimal. “Saya lihat (Essien) cukup bagus meski harus bermain di negara dengan iklim tropis, karena biasanya dia main di Eropa yang dingin. Sentuhannya bagus, namun belum ditunjang kondisi prima,” ucap Djanur.

Menghadapi laga selanjutnya, Djanur akan memberikan latihan khusus guna mengembalikan performa terbaik kedua pemain tersebut. “Cole juga terkendala fisik sehingga dia belum bisa memberikan konstribusi positif, ke depan kita akan lihat tak menutup kemungkinan bermain lagi jika kondisinya membaik,” pungkasnya.

Di laga tersebut Essien memang beberapa kali menunjukkan akurasi umpan dan kemampuan bertahannya saat lawan melakukan serangan, terutama saat situasi bola-bola mati. Tapi pergerakan tubuhnya terlihat kurang lentur atau kurang lincah.

Hal serupa juga terlihat dari Cole yang pergerakannya terlihat seperti ‘robot’ karena terkesan berat. Meski ditunjang postur tubuh yang cukup menjulang, tapi Cole nampak sering kesulitan ketika harus berduel di udara. Selain itu Cole pun sulit melepaskan diri karena ketatnya pengawalan bek Arema Arthur Cunha.

Sementara itu Pelatih Arema FC Aji Santoso bersyukur timnya mampu membawa satu poin dari Bandung. Namun Aji mengaku, perasaannya masih terusik karena seharusnya Arema FC mampu membawa pulang tiga poin jika gol Gonzales tidak dianulir.

“Semestinya kami menang karena gol Gonzales tidak offiside. Tapi saya hargai keputusan wasit. Paling tidak kita bisa dapat satu poin. Alhamdulillah puas dengan permainan anak-anak,” ujarnya.

Dia menambahkan, hasil imbang itu didapatnya karena timnya tampil disiplin. Terutama lini belakang yang mampu meredam kecepatan para pemain sayap Persib yang dihuni Atep dan Febri Hariydi.

“Kami bisa mengantisipasi kecepatan sayap kanan dan kiri Persib Bandung. Mereka tidak banyak memiliki banyak kesempatan. Mereka juga tidak mampu membuat peluang terutama di babak pertama,” ujarnya. Zacky

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco