Oih Merasakan Pahitnya Fitnah Medsos

oleh

Tim Cyber Crime Polda Dilibatkan

BANDUNG | Harian Waktu – Kepolisian Daerah Jawa Barat memastikan akian menyelidiki lebih lanjut kasus pencemaran nama baik Wakil Bupati (Wabup) Ciamis, Oih Burhanudin, yang disebarkan melalui tulisan dan foto oleh salah satu akun media sosial Facebook.

Polda Jabar bahkan menyatakan kasus ini sudah dalam penanganan tim Cyber Crime karena dampak yang ditimbulkannya tergolong serius. Selain menodai nama baik Oih, juga memengaruhi psikologis keluarga korban, khususnya dua orang putra Oih yang masih sekolah di bangku SD dan SMP.

“Sementara sedang dilakukan penyelidikan oleh Tim Cyber,” kata Kepala Bidang Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus saat dihubung wartawan, kemarin.

Ia menuturkan, korban pencemaran nama baik Oih Burhanudin telah melaporkan langsung kasus tersebut ke Kepolisian Resor Ciamis, Jumat (14/4). Kepolisian, lanjut Yusri, langsung melakukan penyelidikan lebih lanjut dengan mencari pemilik akun Facebook bernama Sofia Zalldy.

“Pelaku dalam lidik, pemilik akun Facebook atas nama Sofia Zalldy,” jelasnya.

Yusri mengungkapkan, laporan korban menyatakan pemilik akun tersebut menulis tuduhan bahwa pelapor menggunakan kaus bergambar palu arit dalam foto Facebook tersebut. “Sehingga postingan dalam akun Facebook atas nama Sofia Zalldy mendapat komentar beragam dan menyudutkan pelapor,” terangnya.

Pelapor, lanjut Yusri, menjelaskan foto yang terdapat dua pria pada media sosial tersebut bukan wakil Bupati Ciamis. Akibat kejadian itu, pelapor merasa nama baiknya dilecehkan dan merasa terganggu karena penyebaran foto itu disebut sebagai dirinya.

“Akibat kejadian tersebut pelapor selaku Wakil Bupati Ciamis merasa nama baiknya dilecehkan dan dicemarkan serta pelapor merasa terganggu,” terang Yusri.

Ia menambahkan, jajarannya telah mengamankan barang bukti kasus tersebut berupa foto berupa akun milik Sofia Zalldy. Polisi juga telah memintai keterangan tiga orang saksi yang mengetahui akun Facebook dengan komentar menyudutkan Wakil Bupati Ciamis.

Pelaku dalam kasus tersebut akan dikenakan Pasal 45 undang-undang nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Sementara itu Wakil Bupati Ciamis Oih Burhanudin cukup meradang oleh fitnah yang diarahkan kepadanya. Oih mengaku tak habis pikir, seseorang menghubungkannya dengan sosok yang mengenakan kaos bergambar palu arit dan beredar di media sosal.

Merasa nama baik dan karier politiknya dicederai, Oih melaporkan pencemaran tersebut kepada Polres Ciamis.

Didampingi para pengurus DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ciamis, Oih yang juga sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan itu telah membuat laporan kasus pencemaran di media sosial, Jumat (14/4) lalu. Foto sosok pria mengenakan kaos warna hitam dengan gambar palu arit di dadanya, disebut dalam keterangannya sebagai Wakil Bupati Ciamis Oih Burhanudin. Padahal, foto itu jelas bukan bergambar Wakil Bupati Ciamis Oih Burhanudin.

“Kami melaporkan tentang apa yang terjadi dan tersebar di media sosial. Terkait adanya foto yang memakai baju bergambar palu arit yang dikatakan itu (sebagai) wakil bupati Ciamis,” ujar Wakil Ketua Bidang Hukum dan Advokasi DPC PDI Perjuangan, Supendi.

Selain melaporkan pencemaran, kedatangan Oih sekaligus untuk mengklarifikasi bahwa foto tersebut bukan Wakil Bupati Ciamis Oih Burhanudin. “Kami kaget begitu mendapat informasi tersebut, setelah dilihat ternyata bukan Pak Oih. Kami tidak kenal dengan sosok yang ada di foto itu. Kami menyerahkan sepenuhnya penanganan penyebaran gambar fitnah tersebut kepada pihak kepolisian,” tuturnya. Zacky

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco