Tronton Pasir hantam kantor Kantor Desa

oleh

Diduga Rem Tak Berfungsi

SUKABUMI | Harian Waktu – Truk tronton milik PT Cahaya Pasir Mas (CPM) bermuatan pasir dengan nomor polisi B 9439 QT yang dikendarai Ridwan (24), menyeruduk masuk ke halaman Kantor Desa Pasirhalang, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (15/4) malam, sekitar pukul 21.00 WIB. Hal tersebut akibat sang sopir mengaku ada masalah di rem.

Menurut sopir truk tronton, Ridwan, dirinya merasa ada masalah pada bagian rem tronton yang dikendarainya. “Kondisi jalan menurun, lalu di depan ada truk tangki BBM, saya kaget karena tiba-tiba remnya blong,” ujarnya.

Saat diketahui remnya tidak berfungsi, lanjut Ridwan, dirinya sengaja membanting stir kendaraan ke kiri, hingga akhirnya menabrak pagar dan terguling di halaman kantor desa. Beruntung ia bersama kernetnya, Yuda (21), berhasil selamat, dan kini ia bersama kernet sudah diamankan di Kepolisian Sektor (Polsek) Sukaraja.

Saat peristiwa terjadi, di dalam Kantor Desa Pasirhalang, Kepala Desa, Yusuf Purnama, tengah melakukan nonton bareng siaran langsung pertandingan Persib Bandung kontra Arema FC bersama staf desa lainnya.

“Saat kejadian kita sedang kumpul di dalam, lalu tiba-tiba saja ada suara keras terdengar Spontan saya dan rekan-rekan memburu suara tersebut, dan melihat sebuah tronton sudah terguling. Saya lihat waktu itu sopir dan kernet sedang berusaha keluar dari dalam truk yang terguling,” terang Yusuf.

Ditambahkan Yusuf, tronton tersebut melaju dari arah Cimangkok tujuan Bogor. “Truk itu mau kirim pasir tujuan Bogor. Ini tembok pagar kantor desa yang rusak sepanjang sepuluh meter,”ujarnya.

Kejadian truk tronton bermuatan pasir dengan nomor polisi B 9439 QT yang memporakporandakan pagar tembok Kantor Desa Pasirhalang, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (15/4) malam sekitar pukul 21.00 WIB, kini sudah dievakuasi.

Tronton nahas milik PT Cahaya Pasir Mas (CPM) yang dikemudikan Ridwan (24), menyeruduk pagar kantor desa setelah mengalami rem blong.

Informasi yang dihimpun, tronton nahas tersebut sudah dievakuasi pada Minggu (16/4) dini hari, sekitar pukul 03.00 WIB, menggunakan mobil derek. Sementara pasir yang tumpah, masih menggunung di halaman kantor desa.

“Kerugian akibat kejadian tadi malam diperkirakan hingga mencapai 30 juta Rupiah. Pagar tembok dan pintu gerbang kantor baru selesai dipercantik, ini kan bangunan baru. Biaya pembuatan pagar tembok dan besi, menghabiskan biaya sekitar 30 juta Rupiah,” ucapnya.

Sementara itu, pihak PT CPM melalui salah seorang pegawainya, menurut Yusuf, sesegera mungkin akan memperbaiki bangunan pagar yang rusak tersebut. Rezki Adisty

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco