Peremajaan Terminal Cipanas Solusi Kemacetan

oleh

CIPANAS | Harian Waktu – Terminal Cipanas yang keadaannya memprihatinkan langsung  mendapat direspon Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar untuk segera dilakukan peremajaan agar bisa dibangun dan dipungsikan di tahun 2018.

Hal itu terungkap saat Kepala Desa Cipanas Dadan Busyrol Karim bersama perwakilan pedagang pasar di Cipanas, menyambangi Bupati Cianjur sengaja untuk mempertanyakan kejelasan pembangunan Terminal Cipanas.

Menurut Dadan, pembangunan peremajaan Terminal Cipanas  merupakan solusi dari kemacetan yang kerap terjadi di Jalan Raya Cipanas. “Sebenarnya rencana peremajaan terminal itu sudah ada dari dulu tapi belum juga terealisasi,” katanya.

Dadan juga menjelaskan, saat ini lahan seluas 6.000 meter persegi hanya tersisa 3.000 meter persegi, karena digunakan pertokoan dan pasar yang baru. Karena yang tersisa 3.000 meter adalah lahan milik desa. “Kami ingin segera ada pembangunan dan pengaktifan terminal supaya lahan itu tidak terus menyempit,” ujar Dadan penuh harap.

Setelah dibangun nanti, lanjutnya, lokasi terminal tersebut bisa digunakan untuk pemberhentian angkutan umum, parkir kendaraan yang belanja dan bongkar muat. Namun di lapangan akan dibagi ke dalam beberapa zona.

Sebagai tanda keseriusan, masih menurut Dadan, pihak Desa Cipanas akan mengkonsep dan melaksanakan rekayasa jalur berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informasi Kabupaten Cianjur dalam waktu dekat. Sehingga setelah infrastruktur dibangun, Terminal Cipanas bisa difungsikan secara optimal.

“Pembangunan Terminal Cipanas ini untuk memenuhi tuntutan para supir angkutan umum dan masyarakat Cipanas,” ucapnya.

Hal senada juga diucapkan oleh Sekjen Sekber Ormas Cipanas, Ade Kosasih mengutarakan betapa sentralnya keberadaan terminal Cipanas untuk memusatkan keberadaan armada angkutan umum yang ada di Kecamatan Cipanas, Cugenang, Pacet, Cibodas Rarahan dan lain sebagainya.

“Tapi tetap harus diingatkan soal jalur masuk dan keluarnya agar tidak ada pada satu titik,” katanya.

Selain itu lanjut Ade, memang konsep pembangunan terminal harus terintegrasi dengan keberadaan pasar Cipanas yang lebih dulu ada. Hal itu menurutnya diperlukan karena armada angkutan barang pasar Cipanas seperti mobil boks, mobil L300, truk-truk kecil pun harus diberikan lahan juga.

Ade mengingatkan soal luas lahan yang 3000 meter berbanding jumlah angkot yang begitu banyak tidak akan mampu ditampung di lokasi terminal Cipanas yang sekarang. Hemat dia terminal dibawah Pos Polisi 55 diseberang pasar Cipanas harus tetap difungsikan.

Menurut Ade kebutuhan yang sekarang adalah pembangunan kecil-kecilan berbiaya 200 jutaan untuk mengoptimalkan pungsi terminal sebelum dibangun seluruhnya di tahun 2018 nanti. “Ini sesuai dengan arahan dari Pak Bupati saat kami beraudiensi kemarin,” ungkapnya.

Ade juga menyatakan bahwa pihak Desa Cipanas ditemani oleh Sekber Ormas Cipanas sudah berkoordinasi juga dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Cianjur untuk memastikan arahan Bupati soal terminal Cipanas agar segera ditindak lanjuti. Ruslan Ependi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco