Marabunta FC Taklukan Indonesia Muda 3-2, PSSI Persiapan Hadapi Porda

oleh

 

CIANJUR | Harian Wakru – Marabunta FC, klub sepakbola asal Desa  Bunikasih, Kecamatan Warungkondang Cianjur  memastikan kemenangan  sebagai championship kompetisi internal Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Cianjur dengan tajuk Cianjur Soccer Championship.

Ini terjadi setelah tim yang di menejeri oleh Herman, menaklukan tim sepak bola Indonesia Muda dengan skor 3-2, pada pertandingan babak final di Lapangan Badak Putih Cianjur, Rabu (19/4).

Pertandingan yang disesaki suporter dari masing-masing tim, adalah laga prestisius bagi keduanya. Tak heran, pertandingan berjalan dengan tensi tinggi. Kedua tim sama-sama menampilkan permainan menyerang untuk memperebutkan status juara.

Pada babak pertama Indonesia Muda  FC sempet memimpin pertandingan, namun di menit-menit akhir Marabunta FC sukses menuai kemenangan dengan gol penentu yang di cetak oleh pemain pengganti bernomor punggung 15 atas nama Komar.

Pembina Marabunta FC, Herman mengatakan, merasa bangga dengan proses pertandingan yang diselenggarakan selama 6 bulan tuntas tanpa ada kendala. “Kemenangan ini adalah pelajaran yang tak ternilai bagi kami, tidak mudah melewati babak penyisihan yang memang setiap tim mempunyai kekuatan yang sangat bagus  dalam permainan,” ujarnya.

Dirinya mengaku, Indonesia Muda FC adalah lawan yang tangguh, timnya sempat mendapat kesulitan dan perlawanan yang sangat alot, sehingga sempat mengalami ketertingalan gol. Dalam pertandingan, kata dia, Marabunta mendapatkan  motifasi yang tinggi dari seporter yang datang langsung menyaksikan pertandingan. Ini menambah daya juang para pemain yang sedang berlaga. “Akhirnya  alhamdulilah tim kami dapat memenangkan pertandingan ini.  Kemenangan ini adalah kemenangan kita bersama,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Cianjur, Wawan Setiawan didampingi Ketua Panitia, Erdang Ruhyat mengatakan, kompitisi Cianjur Soccer Championship berlangsung selama enam bulan.  Dengan teknis semi kompitisi yang diikuti 15 klub. “Ini adalah salah satu ajang pembinaan untuk bibit-bibit sepakbola cianjur, yang akan diorientasikan untuk menghadapi Porda (Pekan Olah Raga Daerah),” ucapnya.

Penyelenggaraan kompitisi ini, kata Wawan, dalam aturan permainan diwajibkan bagi setiap tim untuk menyertakan para pemain muda sebanyak 6 orang.  Nantinya akan dinilai oleh tim seleksi PSSI  Cianjur. “Kami sudah siapkan tim seleksi untuk menilai pemain yang berpotensi sebanyak 30 orang. Nantinya akan kami panggil untuk mengikuti seleksi dan latihan bersama di PSSI,” ujar Wawan yang juga anggota DPRD Provinsi Jawa Barat ini.

Wawan menambahkan, berakhirnya laga Final Cianjur Soccer Championship, mudah-mudahan sepak bola Cianjur akan terus bergairah dan lebih meningkatkan animo masyarakat dalam sepakbola. “Terlepas dari kekurang-kekurangan yang ada selama liga berjalan, kita berharap agar persepakbolaan Cianjur bisa kembali memberikan kontribusi prestasi yang bisa dibanggakan terhadap olahraga Cianjur,” tuturnya.

Dia menerangkan, salah satu tujuan liga ini  dalam rangka pembentukan tim sepakbola Cianjur guna menghadapi babak kualifikasi sepakbola Porda. “Alhamdulillah hal itu telah tercapai. Mudah-mudahan kedepannya sepak bola Cianjur disegani kembali di Jawa Barat. Bravo Sepakbola Cianjur Jago,” tutup dia. Ismat Nasrullah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco