Pedagang Di Pasar Loak Bojong Meron Terancam Gulung Tikar

oleh

CIANJUR | Harian Waktu – Jika anda mencari barang bekas, maka tempat yang sangat tepat untuk di kunjung adalah pasar loak. Hampir di setiap kota pasar loak pasti ada, untuk di Cianjur kita punya  Pasar loak Bojong Meron. Keberadaannya sudah ada sejak dulu dari berpuluh–puluh tahun yang lalu. Namun saat ini pasar loak tersebut sudah mulai sepi dan tak sedikit dari para pedagang yang mulai gulung tikar.

Salah seorang pedagang loak yang telah berdagang di tempat ini selama 15 tahun adalah Tedi Rosidi. Di kios berukuran 2m x 2m yang ia sewa dengan harga 250 ribu rupiah perbulan. Tedi melakukan teransaksi jual beli barang loaknya setiap hari. Selain jual beli barang loak, Tedi pun menerima jasa servis barang elektronik seperti  kipas angin, magic jar, dispenser, kulkas dan lain – lain.

Menurut Tedi semenjak pasar Bojong Meron di relokasi ke Pasir Hayam omzetnya turun drastic hingga 50%. Sebelumnya ia bisa mendapatkan uang sekitar 500 ribu per hari namun saat ini untuk dapat 100 ribu pun sangat sulit ia rasakan.

“Kalo dulu banyak orang yang hilir mudik lewat ke sini. Niatnya sekedar untuk belanja bahan kebutuhan poko saja, pas lewat sini bisa jadi beli barang dagangan saya, sekarang  sih cuma orang yang memang sengaja datang saja, itu pun jumlahnya sangat sedikit,” kata Tedi.

Untuk mengatasi hal tersebut Tedi pun harus memutar otaknya, saat ini selain menerima service di kiosnya, Tedi pun mulai menerima panggilan service ke rumah-rumah.

“Kalo dulu saya memilih menjaga kios ini karena pendapatannya lumayan tapi sekarang sayah lebih memilih untuk melayani panggilan konsumen untuk service ke rumah dan menutup kios ini, lumayan bisa sedikit menutupi kekurangan,” ujar Tedi.

Demi menutupi kebutuhan rumah tangganya segala cara ia lakukan. Gali lobang tutup lobang kini sudah menjadi hal biasa bahkan tak jarang diri nya harus berurusan dengan bank keliling (kosipa) demi menutupi kebutuhnnya. “Mau gimana lagi walau dagangan saya tidak terjual dan saya tida dapat uang tapi kan yang di rumah harus tetap makan,” pungkas Tedi. Asep Hendrayana

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco