PS TNI Kini Sulit Diraba

oleh

BANDUNG | Harian Waktu – Pelatih Persib Bandung, Djadjang Nurdjaman mengaku buta dengan kekuatan PS TNI yang kini diarsiteki pelatih asing asal Perancis, Laurent Hatton. Djanur bahkan menyatakan kekuatan klub yang dikelola Mabes TNI itu saat ini sulit diraba.

Seperti diketahui Maung Bandung akan bentrok dengan PS TNI pada laga pekan kedua Liga 1 di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Sabtu (22/4) besok. Meskipun demikian, Djanur meminta Atep dan kawan-kawan tetap tampil mamprang.

“Saya buta, saya nggak​ dapat rekaman video pertandingannya, termasuk background pelatihnya. Tapi gambaran secara umum tetap ada karena pemainnya masih ada yang dulu, tidak akan berubah, tetap akan ngotot,” ujar Djanur, kemarin.

Djanur menilai, hadirnya tiga pemain asing di skuat PS TNI membuat Manahati Lestusen dan kawan-kawan kali ini tak bisa dipandang sebelah mata. Tiga pemain asing yang saat ini membela PS TNI di antaranya Aboubacar Leo Camara, Hong Soon Hak dan Aboubacar Sylla.

PS TNI kata Djanur, sudah menunjukkan potensinya ketika sukses menahan imbang Borneo FC dengan skor 2-2 di pekan perdana Liga 1. “Dilihat secara hasil ada, lawan Borneo FC bisa menahan, buat dua gol itu yang jadi pembeda PS TNI karena pelatih dan pemain asing sekarang,” ucapnya.

“Tim ini (PS TNI) tidak akan gampang kita hadapi, ketika PS TNI menahan Borneo FC itu bukan kebetulan, karena memang faktanya tidak gampang mengalahkan PS TNI, bukan berarti Borneo FC kuat,” sambungnya.

Disamping itu, Djanur tak khawatir dengan kondisi timnya yang hanya meraih satu poin di pertandingan sebelumnya. Dia mengatakan banyak klub lain yang nasibnya sama dengan Persib. “Semua masih sama kondisinya dengan kita, kalau yang menang di kandang itu sudah tune in,” pungkasnya.

Sementara itu dengan komposisi skuat yang berbeda dan gaya permainan keras mereka, striker Persib Tantan mengaku, tidak gentar menghadapi permainan keras PS TNI dalam pertandingan tandang kompetisi Liga 1 di Stadion Pakansari.

Menurut pemain asal Lembang itu, skuat Maung Bandung sudah terbiasa menghadapi tim yang menampilkan permainan keras. Sehingga, jika PS TNI bermain keras timnya sudah bisa mengantisipasi. “Kemarin mereka main keras, tapi kita juga biasa mengatisipasi lawan yang bermain keras. Contohnya waktu lawan Bali United, kita bisa menghadapinya,” kata Tantan.

Komposisi tim PS TNI musim ini yang berbeda menurut Tantan membuat mereka tidak bisa dipandang sebelah mata. Hal itu sudah dibuktikan PS TNI ketika menahan imbang Borneo FC dengan skor 2-2 di pekan pembuka.

“Kalau musim sekarang belum tahu permainan PS TNI seperti apa yang jelas perbedaanya ya adanya pemain asing itu,” jelasnya. Zacky

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco