Ujian Sekolah SD/MI Sudah Qualified 

oleh

CIANJUR | Harian Waktu – Ujian Sekolah (US) merupakan ujian akhir bagi siswa jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI). Sesuai dengan pendataan Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Cianjur sebanyak 49.000 siswa dari 1253 Sekolah Dasar (SD) se-Cianjur akan mengikuti ujian sekolah yang dulu dikenal dengan ujian nasional akan dilaksanakan pada 15-17 mei 2071 mendatang.

Kepala Bidang Sekolah Dasar (SD) Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur, Agus Supiandi mengatakan, dari jumlah tahun lalu sebanyak 27.597, ditahun ini untuk peserta ujian mengalami kenaikan dengan jumlah 49.000 siswa di tahun ini, sesuai dengan updating data yang dilakukan awal Pebruari lalu, hal ini tentu harus di barengi dengan persiapan lebih ekstra untuk meningkatkan kualitas dan capaian standar nilai akademik yan lebih baik.

“Kami sudah mengarahkan para kepala sekolah dan para kepala UPTD untuk melakukan persiapan yang berjenjang, seperti pemantapan bidang studi baik bidang yang diujikan, juga bidang yang lain, dimana untuk,” kata agus saat di temui dalam acara CNL kemarin.

Jika berkaca dari tahun lalu kata Agus, untuk rata-rata Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM) di Cianjur mencapai 7,5 itu menjadikan Cianjur juara kedua untuk nilai KKM di tingkat Jawa Barat. Hal ini juga yang ingin dilakukan oleh kepala bidang SD yang memang menjadi tolak ukur prestasi dinas pendidikan Cianjur.

“Kami berharap bisa mempertahankan prestasi tersebut, bahkan kami menargetkan untuk jadi urutan pertama, tapi itu pun kembali kepada pihak sekolah masing-masing, karena kami sebetulnya hanya menyediakan program saja, untuk pelaksanaan diserahkan sepenuhnya kepada sekolah masing-masing,” kata Agus.

 Agus menambahkan, selain itu untuk pelaksanaan teknis, ada system integrasi dengan madrasah, hal ini karena madrasah pada dasarnya sama untuk pelaksanaannya. “Walaupun pada kewenangannya ada di Kemenag tapi untuk naskah UNS itu di sediakan oleh dinas,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala UPTD TK/SD Kecamatan Mande, Dading Zainal Ibrahim, mengatakan penyelenggara baik panitia maupun para kepala sekolah dan guru, sudah bekerja maksimal untuk mencapai target yang ditentukan. “Kami sudah melakukan pemantapan dari awal semester dua kemarin, sehingga dari segi mental baik siswa maupun penyelenggara di Kecamatan Mande sudah sangat siap,” ujarnya.

Sedangkan untuk panitia, kata Dading  juga telah mempersiapkan pengawas ruangan yang rencananya akan di rolling untuk memaksimalkan tugas masing-masing. “Jadi disetiap sekolah dipersiapkan guru untuk pengawas yang rencananya dilakukan silang pengawas antar sekolah disetiap satu gugus,” katanya. Ismat Nasrulloh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco