Modus Buka Akun di Medsos, Nama Pejabat Cianjur Dipakai Menipu

oleh

 

CIANJUR | Harian Waktu – Sejumlah nama pejabat di Cianjur, diduga dipakai oknum untuk menipu dengan modus membuka akun di media sosial facebook. Bahkan, tidak tanggung-tanggung oknum tersebut meminta sejumlah uang pada korban yang tidak menyadari akun tersebut adalah palsu.

Salah satunya nama pejabat yang dicatut, Kepala BPBD Cianjur, Asep Suparman, dipakai pelaku di media sosial dengan nama akun Kang Asep. Dalam akun tersebut, terdapat sejumlah poto Asep yang sedang melakukan kegiatan penanggulangan bencana, untuk menyakinkan calon korban.

Setelah mendapat konfitrmasi dari korban yang rata-rata cukup mengenal pejabat tersebut, pelaku mulai melancarkan aksi melalui kotak surat, meminta dikirim sejumlah uang ke rekening yang diminta untuk membayar biaya berobat keponakanya.

Saat dikonfirmasi, Kepala BPBD Cianjur, Asep Suparman, mengatakan, dia baru tahu ada akun palsu atas namanya di facebook, setelah banyak mendapat telepon dari korban yang mengirimkan uang bertanya perihal kondisi keponakanya.

“Saya baru tahu setelah banyak mendapat telepon menanyakan keberadaan keponakan saya yang katanya sedang dirawat di rumah sakit. Saya kaget tidak ada ponakan saya yang sedang dirawat dan saya meminta dikirim sejumlah uang yang bukan ke rekkening saya,” katanya.

Mendapati hal tersebut, tutur dia, barulah dia melihat akun facebook miliknya yang sudah terblokir dan ada akun lain dengan nama dan poto-poto yang sama. “Saya baru sadar kalau akun saya di palsukan dan akun asli saya diblokir. Saya akan melaporkan penipuan yang mengatasnamakan saya tersebut ke polisian agar pelaku dapat dilacak dan ditangkap,” ujarnya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Cianjur, AKP Benny Cahyadi, mengaku, belum menerima laporan terkait kasus penipuan tersebut, namun pihaknya akan segera menindaklanjuti dan mencari pelaku kejahatan melalui media sosial tersebut, setelah ada laporan dari yang bersangkutan.

“Kami pasti akan tindaklanjuti setelah ada laporan yang masuk. Kami harap warga Cianjur lebih berhati-hati dengan maraknya penipuan melalui media sosial. Terlebih akun paslu yang mengatasnamakan pejabat banyak digunakan untuk menipu karena dengan mudah pelaku membuat akun yang sama,” katanya.

Sementara banyaknya akun palsu mengatasnamakan pejabat di Cianjur, yang dipakai pelaku penipuan di media sosial, dibenarkan beberapa orang pejabat yang minta namanya dirahasikan. Sehingga saat ini pejabat di wilayah tersebut melakukan protek akun dengan ketat agar tidak disalah gunakan.

“Saya juga pernah mengalami hal yang sama. Bahkan pelaku mengirim pesan singkat ke sejumlah staf saya untuk mengirimkan uang karena saya terkena masalah. Bahkan ada yang sudah mengirim uang dan baru tahu tertipu setelah menelepon ke nomor pribadi saya,” kata pejabat eselon II di Pemkab Cianjur. Syamsuri/Ismat Nasrulloh/Net

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco