Pengrajin Bedug Stok Barang Hadapi Puasa

oleh

CIANJUR | Harian Waktu – Bedug telah ada sejak ribuan tahun lalu, walaupun bedug merupakan salah satu instrumen musik tradisional. Namun lebih populer keberadaannya dipakai dibanyak masjid-masjid yang  ditabuh untuk pemberitahuan  waktu saatnya shalat atau waktu berbuaka puasa. Bedug memang menjadi barang yang banyak dicari menjelang puasa seperti sekarang ini.

Salah satu pengrajin dan penjual bedug di Cianjur adalah Mumuy Muhidin (35) yang biasa menjajakan bedugnya di perempatan Jl. KH. Syahban, Rancabali Wetan. Mumuy  biasanya sudah mulai membuat bedug sekitar tiga  bulan sebelum datangnya bula suci Ramdhan. Namun untuk pembeli bedug ini selalu saja ada setiap bualannya.

“Kalau yang membeli bedug ada saja setiap bulannya, sedikitnya tiga buah bedug bisa terjual setiap bulannya. Tapi biasanya kalo menjelang bulan puasa apalagi mendekati lebaran pesanannya bertambah drastic,” kata Mumuy.

Menurut Mumuy, proses membuat bedug sendiri  dilakukan setiap bulan  bersama beberapa rekannya, demi memenuhi ramainya pesanan saat menjelang lebaran nanti.

“Menjelang lebaran nanti biasanya ramai jadi kami mulai menyicil membuat bedug dari sekarang,” jelas Mumuy.

Untuk jenis bedug yang tersedia bervariasi, ada yang terbuat dari kaleng cat, drum dan dari kayu. Namun kulit yang digunakan hanya dari kulit sapi. Untuk harga bedug  yang di tawarkan bervariasi mulai dari yang terkecil seharga Rp. 300.000 sampai yang terbesar dengan harga 10 Juta rupiah.

“Bedug  yang saya jual memang bermacam-macam dengan harga yang bermacam–macam pula. Kebutuhan dan budget orang juga bermacam–macam,” ucapnya.

Mumuy menambahkan, biasa nya pembeli yang datang ketempatnya berdatangan dari seluruh Cianjur dan kebanyakan dari Cianjur  Selatan tapi tidak jarang juga pembeli yang datang dari luar kota seperti  Sukabumi, Bandung  dan  Sumedang. Asep Hendrayana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco