Bus Masuk Jurang Tewaskan 11 Orang dan Puluhan Luka

oleh

Polisi Olah TKP Gunakan PC Rect

[highlight style=”red”]CIPANAS | Harian Waktu[/highlight] Polres Cianjur dibantu petugas Ditlantas Polda Jawa Barat menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kecelakaan maut bus pariwisata Kitrans. Olah TKP dilakukan di lokasi kejadian tepatnya di Kampung Parabon, Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur.

Olah TKP dimulai dari titik pertama bus pariwisata Kitrans B 7057 BGA itu oleng, hingga menabrak sejumlah kendaraan dan terjun ke kebun milik warga. Dalam olah TKP tersebut, polisi menggunakan sistem perekaman dan pemotretan secara visual menggunakan drone. Teknologi ini dinamakan PC Rect dan PC Crash.

“Fungsi drone ini memfoto dan merekam jejak-jejak kecelakaan. Setelah itu nanti dimasukan ke dalam sistem yang disebut vision crash,” kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Jabar AKBP Matrius.

Hasil olah TKP, lanjut Matrius, kejadian sebelum dan sesudah kecelakaan bisa berupa film simulasi. Sehingga dapat diketahui penyebab sebenarnya kecelakaan maut tersebut. “Data-data di lapangan nanti disinkronkan dengan keterangan saksi,” katanya.

Menurut Martinus, penggunaan teknologi ini dalam olah TKP untuk membantu memudahkan proses penyelidikan kasus kecelakan. “Ini untuk membantu penyelidikan,” ujarnya.

Selama olah TKP berlangsung, polisi menutup arus lalu lintas dari arah Jakarta menuju Cianjur dan sebaliknya. Olah TKP kecelakaan bus maut ini berlangsung sekitar 20 menit.

Bus pariwisata PO Kitrans menabrak sejumlah kendaraan di Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Minggu sekitar pukul 10.30 WIB. Bus bernomor polisi B 7058 BGA tersebut mengalami kecelakaan saat mengangkut puluhan penumpang asal Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, menuju Kebun Raya Cibodas. Kecelakaan diduga akibat rem bus blong.

Akibat kecelakaan beruntun ini, 11 orang dinyatakan meninggal dan puluhan lainnya luka-luka. Korban dilarikan ke RS Cimacan dan RSUD Cianjur.

Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan maut ini. Saat mengevakuasi bus, polisi menemukan botol minuman keras di dalam bus, namun polisi belum memastikan sopir dalam pengaruh alkohol saat mengemudi.

Bus Maut Bawa Wisatawan ke Cibodas

Kecelakaan maut terjadi di DesaCiloto, Kecamatan Cipanas, Cianjur, Minggu siang. Peristiwa yang melibatkan bus pariwisata PO Kitrans itu membawa wisatawan yang hendak berlibur ke Kebun Raya Cibodas.

“Iya mereka warga Jakarta yang mau mengisi liburan ke Kebun Raya Cibodas,” kata Kasat Lantas Polres Cianjur AKP Erik Bangun Prakarsa.

Menurut Erik, kecelakaan beruntun di Ciloto itu berawal saat bus bernomor polisi B 7058 BGA yang sarat penumpang melaju dari arah Jakarta-Bogor menuju Cianjur. Bus melaju dengan kecepatan sedang. Namun, saat melintas di jalan turunan, tepatnya di Kampung Parabon, Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas, bus berwarna putih ini mengalami rem blong.

Sopir kehilangan kendali hingga bus bergerak mengarah ke lajur kanan, kemudian menabrak minibus dan angkot yang sedang melaju dari arah berlawanan. Tak sampai di situ, bus tersebut kembali menabrak dua minibus dan empat sepeda motor, hingga terjungkal ke dalam jurang sedalam 15 meter.

Kendaraan yang dihantam bus pariwisata PO Kitrans antara lain, Avanza silver B 1087 BIO, Toyota Rush putih B 1672 PYW, Avanza silver B 1608 BKV, dan angkot jurusan Cipanas-Puncak. Kemudian sepeda motor Suzuki Satria biru B 6917 BHK, Yamaha Mio merah B 4503 BBI, Honda Vario merah B 3370 BQG, Honda Vario merah B 4503 BBI. Syamsuri/Ismat Nasrulloh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco