HARDIKNAS BUKAN HANYA UNTUK GURU DAN MURID TAPI JUGA UNTUK ORANGTUA

Link Banner

Oleh : Muhammad Fajar Firdaus

Hari Pendidikan Nasional atau sering dikenal Hardiknas, adalah hari penghargaan, sosok pahlawan nasional yang selalu kita kagumi dan banggakan, yaitu Ki Hadjar Dewantara. Dengan tekad dan usahanya dalam perjuangan untuk menegakan tiang pendidikan di nusantara ini, hingga ia dijuluki bapak pendidikan.

Muhammad Fajar Firdaus

Pendidikan indonesia memiliki filosofi tut wuri handayani yang berarti “di belakang memberi dorongan”, yang memiliki makna luar biasa bagi guru dan murid. Tetapi saya mengartikannya juga, bahwa filosofi itu bukan hanya berlaku pada guru saja, tetapi juga berlaku untuk orang tua. Sebab saya menilai orang tua memliki andil besar dalam mendidik anaknya dengan ruang waktu yang cukup luas, dengan menciptakan berbagai macam metode seperti menciptakan lingkungan belajar, meluangkan waktu khusus untuk belajar, melakukan pendampingan belajar, dan lain-lain. Peran aktif orang tua harus didukung oleh pola komunikasi pendekatan yang baik dengan anak, hingga anak memiliki daya pandang berbeda antara suasana pendidikan di sekolah dengan di rumah, melalui kemasan- kemasan yang berbeda pula tentunya.

Dalam dunia pendidikan, guru harus pandai dalam melakukan eksplorasi metode yang melibatkan  orang tua, dengan pemanfaatan media sosial atau komunikasi yang secara intens dan langsung, agar tugas dan tingkah anak didiknya bisa terkontrol, baik secara perkembangan nalar atau sikap yang berdampak pada nilai-nilai kehidupan.

Dalam melakukan metode pembelajaran di rumah, orang tua harus meningkatkan kualitas diri mereka agar bisa memahami tugas yang diberikan di sekolah atau guru, bahkan ada beberapa hal lain yang perlu diperhatikan, yaitu membantu anak mengenali dirinya mengenali kelebihan dan kelemahannya, membantu anak mengembangkan potensi sesuai bakat dan minatnya, membantu meletakan pondasi yang kokoh untuk keberhasilan hidup anak dan membantu anak merancang hidupnya sesuai apa yang dikatakan Plato. Arah yang diberikan pendidikan adalah untuk mengawali hidup seseorang dalam menentukan masa depannya.


*Muhammad Fajar Firdaus atau Ajay. Pemerhati sosial dan budaya,  kini menjabat sebagai Ketua Umum HMI Cab. Cianjur.

Category: OpiniTags:
resto
One Response
  1. author

    bajang8 months ago

    javascript:kaskusemoticonsclick(‘:2thumbup;)javascript:kaskusemoticonsclick(‘:nohope;)

    Reply

Leave a reply "HARDIKNAS BUKAN HANYA UNTUK GURU DAN MURID TAPI JUGA UNTUK ORANGTUA"

[+] kaskus emoticons