Komputer Tidak Lengkap SMPN 4 Nebeng UNBK

oleh

[highlight style=”red”]CIANJUR | Harian Waktu[/highlight]Tahun pertama pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMP Negeri 4 Cianjur terpaksa menebeng di SMA Negeri 1 Cianjur. Kurangnya waktu persiapan dan minimnya fasilitas menghambat SMPN 4 Cianjur untuk melaksanakan UNBK secara mandiri.

“Kebetulan ini tahun pertama di SMPN 4 untuk melaksanakan UN yang berbasis komputer. Sementara persiapan mendadak waktu itu, tidak mungkin dalam waktu sebentar harus menyiapkan segitu banyak perangkat, sehingga untuk sementara tahun ini ikut dulu di SMAN 1 Cianjur,” ujar Darmawan Agus Waskito, Sekretaris Panitia UNBK SMPN 4 Cianjur.

Panitia mencatat 342 peserta yang melaksanakan UNBK tahun ini. 57 peserta diantaranya berasal dari kelas terbuka dan 285 sisanya berasal dari kelas reguler SMPN 4 Cianjur. Semua peserta dibagi kedalam tiga sesi, setiap sesinya terdiri dari lima ruangan yang sedikitnya berisi 20 siswa. Melihat dari fasilitas yang belum memadai serta jumlah peserta yang begitu banyak, panitia sempat menolak untuk melaksanakan UNBK pada tahun ini.

“SMPN 4 memang sudah ada lab komputer, cuma dari kapasitas komputer belum memadai, sebenarnya kemarin sudah menolak UNBK tapi dari pihak dinasnya mengharuskan. Disarankan juga dari dinas untuk sementara ikut di SMAN 1 menumpang dulu,” tambahnya.

Panitia mengkondisikan semua peserta untuk datang sesuai dengan jadwal setiap sesinya, hal ini mencegah adanya kejenuhan siswa ketika menunggu giliran untuk ujian.

“Semuanya dibagi tiga sesi, siswa dijadwalkan datang ke lokasi ujian menurut jadwal sesinya masing-masing, kalau semua bareng kesini, kan kasihan yang sesi terakhir nunggunya lama,” ujarnya sambil tersenyum.

Meskipun semua fasilitas telah disediakan oleh SMAN 1 Cianjur, panitia UNBK SMPN 4 Cianjur tetap berkoordinasi dam membantu semua persiapan sejak beberapa hari sebelum pelaksanaan UNBK yang digelar serentak mulai dari hari Selasa (02/05) kemarin.

“Memang tempatnya di SMA 1, tapi SMP 4 juga juga membantu persiapan, kita bekerja sama. Karena istilahnya kita pinjam fasilitas disini, ya kita melakukan koordinasi langsung dengan kepala sekolah, juga dengan bagian lab komputernya. Persiapan teknis juga dilakukan, mulai dari penyiapan server, komputer client, dan juga sinkronisasi telah dilakukan dua hari sebelumnya,” tambah Darmawan.

Memang untuk tahun ini SMPN 4 Cianjur belum bisa melaksanakan UNBK secara mandiri, namun pihak sekolah juga terus memperbanyak fasilitas dan mempersiapkan diri agar bisa menggelar UNBK mandiri di sekolahnya pada tahun mendatang. Panitia juga berharap UNBK pada tingkat SMP ini bisa terus berlanjut dan bisa dilaksanakan lebih baik lagi untuk tahun tahun berikutnya.

“Dengan adanya UNBK diharapkan dari segi integritasnya lebih tinggi lagi karena ini hasilnya langsung dikirim ke server pusat melalui online berbeda dengan UN tulis yang membutuhkan banyak waktu. Kedepannya UNBK bisa terus berlanjut, SMPN 4 juga persiapan lagi untuk tahun ke depan akan melaksanakan UN mandiri,” tegasnya. Anisa Nur Afrianti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco