Hujan Deras Disertai Angin Kencang, Pameran Sabilulungan Fair Terhenti

oleh

[highlight style=”red”]SOREANG | Harian Waktu[/highlight] Pembukaan pameran sabilulungan fair 2017 terhenti akibat hujan deras dibarengi angin kencang. Hal tersebut mengakibatkan belasan tenda stand porak poranda akibat terjangan angin kencang yang menyapu kawasan Soreang, Kabupaten Bandung pada Rabu (3/5).

Acara yang dilaksanakan selama empat hari berlokasi di Dome Bale Rame gedung budaya sabilulungan  itu terhenti karena angin begitu kencang. Ratusan pengunjung panik, mereka lari berhamburan ke Gedung Science Center yang berada di samping dome.

Bersamaan dengan itu dekorasi panggung pun nyaris roboh karena terdorong angin, alhasil panitia menurunkan papan dekorasi berukuran kurang lebih 3 x 5 meter itu.

“Sangat mengerikan sekali, hujan deras disertai angin kencang menyapu tenda pameran,” jelas Deni Suryana (39), pengunjung pameran sabilulungan fair, Rabu (3/5)

Pantauan Harian Waktu, dilokasi sabilulungan Fair, setelah Bupati Bandung Dadang M Naser memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi pameran dan meninjau Sebagian stand peserta pameran, menutup lapak pameran mereka. Pasalnya, kondisi di dalam bale rame yang semi indoor tak memungkinkan bagi para peserta stan untuk menggelar kembali pameran, dikarenakan air hujan disertai angin kencang juga menyapu basah tenda.

Beruntung stan yang berada di dalam dome tak mengalami kerusakan seperti yang berada di luar dome, porak poranda akibat disapu angin kencang.

Peserta pameran, Maman Kurdaman pemilik stan Heyya Toys, mengatakan lantaran hujan ia harus menutup pamerannya lebih cepat. Karena kwatir ada hal yang tidak diinginkan

“Tidak memadai untuk melanjutkan buka hari ini, karena kalau kena hujan, barangnya jadi rusak, berubah warna jadi hari ini tidak dagang dulu. Saya akan lihat dulu kondisinya, kalau memungkinkan pasti akan buka kembali,” katanya saat ditemui di standnya

Dirinya akan akan melihat proses pembenahan ulang partisi stannya yang terlihat miring karena terdorong angin. Kalau sudah membaik, akan kembali membuka stand besok.

Hal yang sama dikatakan Atep Pemilik Stand Prima Elektonik sempat khawatir barang-barang yang dipajangnya rusak karena terkena hujan.

“Belum ketahuan rusak apa tidak, tapi barang yang dipajang basah semua. kita lihat saja besok, sekarang kita lakukan penataan lagi,” ujarnya

Beberapa barang yang dipajang di stand pameran sabilulungan Fair 2017, diantaranya empat Buah Lcd, Kulkas, speaker aktif dan lainnya.

“Semua barang yang dipajang basah, karena terkena air hujan akibat stand porak poranda akibat hujan deras disertai angin kencang. Semoga tidak ada kerusakan yang serius, agar besok kembali membuka stand,” pungkasnya. ●Rustandi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco