Pendidikan Al-Qur’an Wajib Dilanjutkan

oleh

[highlight style=”red”]CIPANAS | Harian Waktu[/highlight] Ratusan Santri Taman Kanak-Kanak Al-Quran (TKQ) dan Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ) Tingkat Badan Koordinasi (Badko) Kecamatan Cipanas tahun 2017, mengikuti wisuda santri serentak di aula Delamar Palasari, Cipanas, Minggu (07/05) kemarin.

Wisuda santri serentak TKQ dan TPQ Badko Kecamatan Cipanas tersebut dibuka langsung oleh Wakil Bupati Cianjur H. Herman Suherman. Dalam sambutannya Herman mengatakan, selaras dengan cita-cita Kabupaten Cianjur yang lebih maju dan agamis, bagaimana para pelaku pendidikan keagamaan bisa melakukan langkah-langkah bagus seperti  wisuda santri serentak TKQ dan TPQ sebagai barometer keberhasilan anak dalam melakukan pendidikan.

“Kegiatan ini dapat dijadikan momentum strategis bagi masyarakat pendidikan di Kabupaten Cianjur khususnya bagi badko TKQ/TPQ Kabupaten Cianjur, dalam rangka meningkatkan mutu pendidik dan pendidikan menuju terciptanya sumber daya manusia yang agamis, berkualitas dan berahlaq,” ungkap Herman.

Sementara itu, Azhar Mubasyir ketua BADKO TKQ-TPQ-TQA Kabupaten Cianjur. Mengatakan, wisuda santri serentak adalah mewujudkan kepedulian masyarakat Cipanas pada khususnya, umumnya masyarakat Cianjur terhadap pusat-pusat pendidikan Al-Qur`an.

“Kami terus mengupayakan agar masyarakat Cipanas dengan senang memasukkan anak-anaknya ke TPQ/TKQ, sebagai lembaga pendidikan yang akan menjadi pondasi untuk jenjang pendidikan berikutnya,” ujarnya.

Selain itu dia mengatakan bahwa menjadi tanggungjawab orangtua menjaga keturunannya untuk selalu mencintai Al-Qur`an agar menjadi generasi Qur`ani.

“Peran itu sebagian dipercayakan kepada para guru TPQ/TKQ, maka seharusnya orangtua menunjukkan kepeduliannya kepada kesejahteraan guru. Terlebih lagi bila mengingat besarnya tantangan kita dalam menghadapi kemajuan bidang IT, harus dipastikan kemajuan IT dibarengi dengan pendidikan nilai-nilai Qur`ani,” ungkapnya

Lebih lanjut ia berharap agar para santri yang di wisuda agar terus dilanjutkan pendidikannya tentunya dengan bimbingan orangtua, agar kecintaan anak terhadap Al-Qur’an terus terpelihara. “Pendidikan Al-Qur’an adalah hal yang wajib sebagai tuntunan hidup bagi santri-santri yang hari ini di wisuda untuk bekalnya dalam mengarungi kehidupannya di dunia dan akhirat dan ini harus terus dilakukan dan dikembangkan tatkala anak kembali ke rumahnya masing-masing dan orangtualah yang bertanggung jawab penuh terhadapnya,” pungkasnya. Ismat Nasrulloh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco