Ribuan Guru Honorer Tuntut Kesejahteraan Layak

oleh

[highlight style=”red”]GARUT | Harian Waktu[/highlight] Pemerintah diminta untuk memerhatikan kesejahteraan guru honorer. Seruan itu dilantangkan para guru honorer di Kabupaten Garut.

Ribuan guru honorer berkumpul di Lapangan Sarana Olahraga (SOR) Kerkof, Kecamatan Tarogong Kidul, Garut, Sabtu (6/5). Mereka menghadiri hari jadi Forum Aliansi Guru dan Karyawan Garut (FAGAR).

Selain menuntut kesejahteraan layak, para guru honorer menuntut untuk segera diangkat menjadi pegawai negeri sipil (PNS). “Guru honorer di Garut ini jumlahnya ada 13 ribu, tapi yang terakomodir tunjangan di APBD hanya tujuh ribu guru saja. Kami menuntut agar pemerintah meningkatkan kesejahteraan para guru honorer,” ujar Ketua Fagar Garut Cecep Kurnaidi di lokasi acara.

Cecep menambahkan, nasib para guru honorer di Kabupaten Garut sangat memprihatinkan. Mereka hanya dibayar Rp 100 ribu per bulannya. “Jika dihitung memang hanya dibayar empat ribu perhari,” katanya.

Para guru honorer mendesak Pemkab Garut segera mengeluarkan Surat Keputusan (SK) penugasan untuk guru honorer. “Kami minta para honorer yang masa kerjanya di atas lima tahun diangkat menjadi PNS tanpa melalui seleksi. Kalau desakan terus kami sampaikan lewat revisi Undang-Undang ASN yang kini sedang dibahas di DPR RI,” tutur Cecep. Fazar/Net

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco