Baznas Cianjur Road Show Ke UPZ Sambangi Ulama

oleh

[highlight style=”red”]CIANJUR | Harian Waktu[/highlight] Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Cianjur telah melaksanakan road show ke tiap Unit Pelayanan Zakat (UPZ) di Kabupaten Cianjur. Road show tersebut, selain melaksanakan pendistribusian bantuan kepada hampir 1.500 kader ulama kecamatan dan kader ulama desa, juga dijadikan ajang silaturahmi Baznas kepada para alim ulama dipelosok daerah se-Kabupaten Cianjur.

Ketua Baznas Cianjur, Yosep Umar menegaskan selain dua hal itu, road show juga dimaksudkan untuk mensosialisasikan Undang – undang nomor 23 Tahun 2011 Tentang Pengelolaan Zakat, Peraturan Pemerintah No. 14 Tahun 2014 Tentang pelaksanaan Undang-undang No. 23 Tahun 2011 Tentang Pengelolaan Zakat dan Intruksi Presiden No. 3 Tahun 2014 Tentang Optimalisasi Pengumpulan Zakat di Kementrian/Lembaga , Sekretariat Jendral Komisi Negara Pemerintah Daerah , Badan Usaha Milik Negara, dan Badan Usaha Milik Daerah melalui Badan Amil Zakat Nasional

Yosep menerangkan, road show itu dilaksanakan menurut pembagian wilayah yang disesuaikan dengan zona demografis yang disusun oleh Baznas Cianjur sendiri. Misalnya untuk wilayah satu yang meliputi Kecamatan Cianjur, Warungkondang, Gekbrong, Cibeber diambil wilayah Kecamatan Cilaku sebagai titik sentral pembagian distribusi. Sedangkan wilayah dua meliputi Kecamatan Ciranjang, Sukaluyu, Haurwangi, Mande, Bojongpicung, Cikalongkulon sentralnya di Kecamatan Karangtengah. Wilayah tiga antara Pacet, Cugenang, Sukaresmi dibagikan di Kecamatan Cipanas. Lalu wilayah empat sentral pembagiannya di Kecamatan Sukanagara meliputi Campaka, Campaka Mulya dan Takokak .

“Pusat pembagian yang lain di Kecamatan Kadupandak, Sindangbarang dan terakhir dipusatkan di Kecamatan Pagelaran,” ujarnya.

Yosep mengutarakan road show yang isi dengan silaturahmi, pendistribusian bantuan dana dan sosialisasi produk hukum tetang zakat ini sesuai dengan program Bupati Cianjur dengan program 7 pilar keagamaannya. “Pak Bupati sendiri adalah bagian dari Organisasi Baznas Cianjur,” ungkapnya.

Baznas Kabupaten Cianjur lanjutnya, dalam agenda road show ini juga untuk menyamakan pandangan dengan para alim ulama mengenai tugas kita masing-masing. Yakni pemberian pandangan terhadap masyarakat mengenai kewajiban–kewajibannya yang tidak bisa ditinggalkan manakala sudah sampai pada masa nisab dan jatuh pada saat khaulnya. Karena secara syar’i, para alim ulama itu jauh lebih mengerti pada persoalan agama seperti ini.

“Para alim ulama ini yang jauh lebih tahu secara syar’i mengenai zakat dan tahu juga kondisi masyarakatnya,” tutur Yosep.

Sedangkan Humas Baznas Cianjur, Taufik Misbahudin memaparkan, dalam hal ini pungsi Baznas Cianjur berperan sebagai penegak syariat pada rukun Islam yang ke tiga, yakni kewajiban muslim untuk mengeluarkan zakat. Landasannya adalah Al Qur’an surat At Taubah 60 dan 103 dan Undang – undang nomor 23 tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat, Intruksi Presiden nomor 3 tahun 2014 serta Peraturan Pemerintah nomor 14 tahun 2014.

Dalam pandangannya, dengan adanya payung hukum diatas, tidak ada lagi pihak masyarakat yang membagikan zakatnya sendiri–sendiri lagi. Selain dari taat hukum, juga untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan seperti beberapa waktu yang lalu, berdesak–desakan hingga menimbulkan korban seperti yang pernah terjadi tempo hari.

“Road Show kemarin itu jumlah ulama kecamatan dan desa yang menerima bantuan adalah 1.108 dengan jumlah Rp 299. 650.000. ●Ruslan Ependi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco