Harga Sayuran dan Cabai Jelang Puasa Hingga Lebaran Aman

oleh

[highlight style=”red”]KARANGTENGAH | Harian Waktu[/highlight] Dinas Pertanian, Perkebunan, Ketahanan Pangan dan Holtikultura (DPPKPH) menjamin harga dan pasokan komoditas sayuran dan cabai selama bulan suci Ramadhan hingga menjelang Idul Fitri aman.

Harga dari petani untuk saat ini pada komoditi cabai merah justru mengalami penurunan harga diangka RP. 9000 dan Rp. 10.000 perkilogram. Hal ini ditenggarai karena adanya keseimbangan antara produksi pertanian dan permintaan pasar yang belum begitu ramai.

Kepala Bidang (Kabid) Holtikultura, U Supriatna Hasan menjelaskan harga tersebut tidak termasuk apabila sudah berada dipasaran.

Menurutnya, keseimbangan harga komoditi sayuran tersebut ditopang juga oleh ketersediaan area tanam yang ideal, yaitu luasan lahan pertanian sayuran berkisar 6.000 hektar area tanam. Area tanam itu diprediksi akan mampu mengimbangi kebutuhan masyarakat selama bulan puasa hingga lebaran nanti.

“Malah kalau untuk kebutuhan masyarakat saja, bisa–bisa surflus,” katanya.

Selama ini, lanjut Kabid yang biasa disapa Bah Hasan, justru pihak Bidang Holtikultura yang dipimpinnya malah sudah memfasilitasi hasil produksi pertanian, terutama cabai merah, dengan pihak swasta seperti beberapa toko modern, koperasi pertanian ataupun lembaga niaga tani lainnya.

 “Dengan demikian itu, prediksi antara kebutuhan masyarakat dan kerjasama dengan swasta untuk komoditi sayuran dari petani akan tercukupi,” tambahnya.

Wilayah–wilayah penghasil sayuran, masih menurut Bah Hasan, tidak ada yang berubah. Tetap difokuskan di Kecamatan Campaka, Campaka Mulya, Takokak, Sukanagar, Pagelaran, Cugenang, Pacet dan Cipanas.

Sementara dari Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Multi Tani Jaya Giri (Mujagi) yang fokus menanam jenis cabai merah dikawasan Cipanas Puncak, Suhendar menyatakan bahwa stok untuk menjelang bulan suci Ramadhan hingga Hari Raya Idul Fitri bisa dibilang aman.

Suhendar menjaminnya, karena semenjak bulan Januari dan Pebruari petani sudah mulai menanam cabai. Jadi walaupun pada saat bulan tersebut belum ada momen khusus, para petani yang masuk dalam gabungan kelompok taninya tetap diharuskan untuk menanam cabai.

Dari persiapan waktu tanam itulah, Gapoktan Mujagi, bisa menjamin ketersediaan cabai dinyatakan aman untuk tiga bulan mendang. Dengan catatan selama dalam masa tanamnya tidak terjadi bencana gagal panen yang diakibatkan curah hujan yang terus menerus.

Mengenai soal kisaran harganya sendiri, masih menurut Suhendar, diperkirakan nanti disaat menjelang Hari Raya Idul Fitri akan jatuh pada Rp. 17.000 sampai Rp. 25.000 per kilogramnya.

“Ketika suplai stabil, otomatis harga pun pasti stabil,” pungkasnya. Ruslan Ependi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco