Lomba MQK Diikuti 40 Pondok Pesantren

oleh

[highlight style=”red”]KARANGTENGAH | Harian Waktu[/highlight] Musabaqah Qira’atul Kutub (MQK) yang diadakan oleh Departemen Agama (Depag) Kabupaten Cianjur bekerjasama dengan Forum Pondok Pesantren (FPP) diikuti oleh sekitar 40 Pondok Pesantren yang ada di Kabupaten Cianjur.

Kepala Sub Bagian Tata Usaha (Kasubag TU), Abdul Rauf, yang mewakili Kepala Depag Cianjur dalam sambutannya menyatakan pengharapannya agar para santri yang mengikuti acara MQK sekarang ini bisa menggali potensi dirinya sendiri serta dapat menguji kemampuannya selama menimba ilmu di Pontren selama ini. Lalu mampu menjadi contoh yang baik pada saat para santri kembali ke lingkungan masyarakat.

Menurut Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pontren Sofyan Sauri, kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari dari tanggal 22 sampai 23 Mei 2017 ini bertemakan dengan melalui MQK kita arahkan agar para Santri itu cerdas demi mewujudkan generasi yang handal.

Sofyan mengaku terkejut dengan animo para santri yang diluar dugaan. Dirinya semula memperkirakan peserta tidak akan membeludak seperti sekarang ini. Sedangkan untuk para santri yang berprestasi dan menjadi juara akan diberikan penghargaan berupa piagam, piala dan dana pembinaan.

“Bangga saya dengan kondisi Pontren yang ada di Kabupaten Cianjur, semakin tahun semakin bertambah saja,” pujinya.

Sementara dari Koordinator acara, Ade Ali Abdullah menjelaskan kitab – kitab karangan ulama shalafus shalih yang diperlombakan setiap tingkatan baik kategori Ula atau pemula yaitu segi Fiqihnya adalah kitab Shafinah, ilmu Nahwu Shorofnya kitab Jurumiah, Tarehnya kitab Al Washulya dan Aqidatul Awam untuk jenis pelajaran Adab. Sementara untuk tingkatan menengah atau Wustho yang diperlombakan adalah 7 kitab kuning di antaranya Takrib, Imriti, balaghohnya Juhar Maknun, Tarehnya kitab – kitab Ahlussunah Wal Jamaah, Ilmu Akidahnya ngambil dari kitab Al Mathuridi dan Abu Hasan Al Asyarie lalu ilmu ahklaknya Ta’lim Mutho”alim. Untuk tingkatan Ulya ada sebelas kitab yang diperlombakan antara lain Fathul Muin, Tafsir Munir, Uqudul Zhuman, Barohin, Aluma, Al Hiqon.

“Dan Hadis Arbainpun kita perlombakan,” terangnya.

Peserta dari tingkatan Ula, lanjut Ade, berjumlah 80 orang, Whustho sebanyak 110 orang dan Ulya 70 orang serta bidang sulam 5 orang, Nazhom 40 orang lalu debat bahasa inggis dan bahasa arab 45 orang santri.

Ade Ali yang perwakilan dari FPP juga menerangkan seluruh jumlah peserta adalah 350 santri dari 40 Pontren yang ada di Kabupaten Cianjur. Ruslan Ependi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco