Kabupaten Bandung Miliki Objek Wisata Yang Buka 24 Jam

oleh

[highlight style=”red”]BANDUNG | Harian Waktu[/highlight] Dari sekian banyak titik objek wisata alam yang berada di wilayah selatan kabupaten bandung, satu diantaranya objek wisata pemandian cimanggu memberikan pesona yang berbeda dengan objek wisata lain, karena secara pelayanan kepada pengunjung selama 24 jam. Secara administratif obyek wisata pemandian air panas Cimanggu berada di Desa Patengang, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung. Namun, lebih dikenal oleh para pengunjung, obyek wisata ini dengan sebutan pemandian air panas Cimanggu Ciwidey.

Pemandian air panas Cimanggu atau yang  kini dinamai Cimanggu Hot Spring and Cottage ini sudah dikenal sejak dulu, karena telah ada sekitar tahun 1990 lalu. Lain hanya dengan obyek wisata pemandian air panas yang ada di kawasan wisata Ciwidey dan Rancabali lainnya, di pemandian air panas ini Anda dapat berendam sepuasnya, karena obyek wisata ini beroperasi selama  24 jam.

Bagi pengunjung yang datang bersama keluarganya biasanya datang sore dan berendam hingga malam hari. Tapi, khusus bagi Anda yang ingin berileksasi tak jarang para pengunjung datang di malam hari dan berendam hingga menjelang pagi. Waktu tersebutlah yang dipilih wisatawan karena memiliki sensasi yang luarbiasa.

Traveler, bagi Anda yang ingin berkunjung ke pemandian air panas ini, jika melakukan perjalananan dari Jakarta, Anda bisa menggunakan Jalan Tol Cipularang via tol Padaleunyi dan keluar di exit tol Kopo. Dari pintu tol Kopo Dibutuhkan waktu selama 2-3 jam perjalanan melewati jalan Kopo-Soreang arah Ciwidey dan letak pemandian air panas ini bersebelahan dengan Kawah Putih Rancabali.

Biasanya, obyek wisata ini dikunjungi para wisatawan setelah mengunjungi obyek wisata lain terlebih dahulu. “Sebelum kesini saya dan keluarga bermain dulu ke Ranca Upas dan Situ Patengang,” kata Undang Rustandi (56) warga Bekasi, saat ditemui di pinggir kolam, Rabu (24/5) malam.

Undang bersama keluarganya memilih melakukan kunjungan terakhir ke obyek wisata ini karena pemandian air panas Cimanggu waktu operasionalnya selama 24 jam. Lebih fleksibel dan tidak terbatas oleh waktu. Jadi sebelum kesini kita ouas-puasin dulu mainnya.

Pemandian air panas ini memiliki tiga kolam yang berukuran besar, diantaranya kolam berukuran 30×10 meter dengan kedalaman sekitar 110 cm, 20×10 meter dengan kedalaman sekitar 80 cm dan 10×10 meter dengan kedalaman sekitar 50-30 cm.

Di sekeliling kolam terdapat puluhan gazebo yang bisa digunakan untuk rehat para pengunjung. Dengan air panas yang bersuhu sekitar 60 derajat celsius, udara dingin diluar kolam yang menusuk tulang akan hilang setelah tubuh diceburkan ke dalam kolam. Air tersebut cocok bagi Anda yang ingin melenturkan otot-otot tubuh yang hampir kaku karena aktifitasnya.

Di lokasi yang sama Manager Oprasional Cinanggu Hot Spring and Cottage Dudung Suhaeri mengatakan, Pemandian air panas ini memiliki sumber air panas alami dari sumber mata air yang berada di gunung Patuha.

Menurutnya sumber air di pemandian air panas ini, airnya panas sekali, jadi bagi wisatan yang ingin berendam harus beradaftasi terlebih dahulu dengan suhu air dan jangan menceburkan badannya langsung. Bagi para pengunjung objek wisata pemandian air panas cimanggu cukup mengocek uang sebesar 17000 perorang pada weekday, 21500 pada weekend.

“Tarif tersebut bersaing dengan obyek wisata pemandian air panas lainnya yang berada di kawasan wisata Ciwidey dan Rancabali, tapi kami punya keunggulan karena jam buka sampai malam,” tuturnya

Dudung Suhaeri yang akrab disapa Oce mengatakan, Obyek wisata ini berdiri di lahan BBKSDA seluas 30 hektare dan dikelola oleh Perhutani. Selain memiliki kolam yang banyak lahan parkir di obyek wisata ini juga luas. Keindahan alam yang masih alami, hutan hujan tropis yang menawarkan sensasi udara yang sangat segar sebagai suguhan istimewa bagi wisatawan.

“Kami memiliki konsep untuk kedepannya pemandian air panas ini akan dikembangkan kembali untuk memberikan fasilitas terbaik dan kenyamanan bagi pengunjung. Kita akan mempertahankan keaslian tempat pemandian air panas ini, walau tidak ada water boom atau lainnya kami masih tetap eksis,” tukasnya

Lebih lanjut Oce, menjelaskan Selain berendam, di Cimanggu Hot Spring and Cottage Anda juga dapat merasakan sensasi menginap di conttage-conttage yang berada di kawasan hutan dan bermain outbound seperti paint ball, fun games dan lainnya.

Dengan datangnya Bulan ramadhan merupakan waktu istirahat bagi para pengelola dan pengusaha wisata di Kabupaten Bandung. Selain sepi, biasanya waktu operasional di obyek wisata tersebut beroparasi di siang hari.”Tapi tidak untuk Cimanggu Hot Spring and Cottage, meski bulan ramadhan, tetap beroperasi,” akunya

Meski tetap beroperasi biasanya jumlah wisatawan akan mengalami penurunan drastis. Meski bulan puasa, biasanya ada juga pengunjung yang datang, cuman jumlahnya berkurang pada biasanya.

Dudung mengungkapkan, jika pada biasannya jumlah kunjungan ke obyek wisata pemandian air panas setiap bulannya mencapai rata-ata 6-7 ribu orang, di bulan ramadhan akan mengalami penurunan  2-3 ribu orang.

“2-3 ribu orang, seperti yang sudah-sudah. Tapi tidak tahu, apakah akan mengalami kenaikan atau penurunan karena bulan puasa sekarang berteparan dengan liburan sekolah. Ya mudah-mudahan naik,”

Selain itu, pihaknya juga akan mengantisipasi jumlah kunjungan wisatawan pasca puasa atau liburan idulfitri dengan menambah jumlah pegawai. Karena dalam rentab waktu liburan tersebut jumlah wisatawan bisa mencapai 13 ribu orang. Rustandi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco