Meriam Pipa Meledak, Bocah Alami Luka Bakar

oleh

[highlight style=”red”]CIKALONG | Harian Waktu[/highlight] M. Yusuf (12), bocah asal Kampung Citando RT 3/2, Desa Mekarmulya, Kecamatan Cikalongkulon, Cianjur menjadi korban ledakan meriam pipa, Selasa (30/5) pagi. Korban menderita luka bakar disekujur tubuhnya sehingga harus dilarikan ke UGD RSUD Cianjur.

Informasi dihimpun menyebutkan, korban saat itu sedang asyik bermain meriam pipa bareng teman sebayanya. Diduga meriam miliknya bocor, api yang bersumber dari cairan spirtus menyambar tubuhnya. Korban berteriak histeris dan langsung ditolong warga setempat.

Jae (35), paman korban menuturkan, keponakannya mengalami luka bakar dibagian dada dan tangan bahkan sebagian kulitnya melepuh. “Orangtuanya lagi bekerja di luar negeri jadi sehari-hari tinggal bersama saudara saya. Saya sendiri kerja di Bogor, langsung ke sini setelah dikabari kejadian ini,” kata Jae di rumah sakit.

Humas RSUD Cianjur, Raya Shandy membenarkan adanya korban akibat mercon atau meriam pipa tersebut. Korban sendiri masuk sekitar pukul 11.00 lebih dan saat ini sedang dalam penanganan intensif di ruang IGD.

“Ada luka bakar dibagian dada dan tangannya. Informasinya sedang memainkan lodong atau meriam pipa, lalu meledak dan mengenai tubuhnya,” ujarnya.

Meriam pipa atau masyarakat setempat menyebutnya lodong paralon memang banyak dimainkan anak-anak di bulan puasa saat ini. Senjata peledak tersebut merupakan modifikasi dari pipa paralon dengan spirtus sebagai bahan peledaknya. Anak-anak bisa membelinya dengan bebas seharga Rp50 ribu. (hw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco