Memaknai Kelahiran Pancasila

0 585
Link Banner

Oleh : Ismat Nasrulloh

Pancasila sebagai ideologi negara kini teromabng-ambing bagaikan kapal di hadapan badai gelombang mengancam, kita lihat bersama perkembangan hari ini pancasila seolah dihantam dengan berbagai idologi lainnya baik idologi pengaruh kanan maupun idologi kiri. Namun lahirnya pancasila adalah sebuah keharusan untuk Negara Indonesia sebagai pemersatu bangsa.

Seakan sulit bagimana untuk dia terleps dari berbagai hantaman badai yang mendera. Pilihannya hanya ada dua, pancasila menjadi catatan sejarah dan hanya pilar yang pada kenyataannya hanya menjadi cerita mistri seprti armada kapal titanic yang tertelan oleh lautan. Atau pancsila dapat tetap kokoh oleh persatuan dan kesatuan bangsa.

Pancasila terlahir di tengah cita-cita bangsa yang menginginkan kebersatuan dalam keberagaman, dalam kondisi itu para bangsawan berpikir bagaimana mencapai cita-cita yang mutlak dalam mempersatukan negara yang berdaulat, dan menjadi sebuha bangsa yang seutuhnya.

Diawali pidato Ir. Soekarno pad tanggal 1 Juni 1945, dengan mecetuskan lahirnya pancasila, kemudian ditindaklanjuti oleh rumusan dari Muhammad Yamin, yang tertuang pada piagam Jakarta pada tanggal 22 Juli 1945, yang ditindaklanjuti oleh panitia Sembilan yang merumuskan falsafah negara yang kemudian disetujui oleh BPUPKI, Pancasila resmi menjadi falsafah bangsa Indonesia dan menjadi ideology negara murni yang terlahir dari rumusan para Founding Father Indonesia pada tanggal 18 Agustus 19945 pancasila satusatunya ideology dan dasar negara yang menjadi pandangan hidup rakyat Indonesia, pegangan hidup dan landasan hidup bangsa Indonesia.

Pancasila Dalam Amalan Bernegara

Akankah pancasila menjadi sebuah ideology yang diamalkan oleh segenap bangsa, bukan hanya pilar bangsa, akan tetapi menjadi ruh gerakan setiap bangsa, setiap sendi kehidupan yang seyogyanya harus sesuai dengan norma pancasila, secara ekonomi, sosial dan politik jelas hars sesuai dengan pancasila.

Sudah saat nya bangsa ini mengamalkan apa yang tertuang dalam sila-sila pancasila. Manusia yang berketuhanan, manusia yang adil dan beradab, manusia yang bersatu dalam perbedaan, manusia yang bisa memimpin setiap keputusannya sendiri dengan kekuatan kepemimpinan seperti hakikat nya manusia, dan manusia yang sejahtera.

Dan ketika manusia itu mampuh menjadi seseorang yang pancasilais dengan tanpa di ucapkan tetapi dengan amalan maka manusia pancasila sudah barangtentu harus dengan tanpa sadar berhaluan pancasila dalam kehidupan nyata, bukan hanya hayalan.

Jadilah Indonesia Yang Seutuhnya…!!!

 

Category: OpiniTags:
resto
No Response

Leave a reply "Memaknai Kelahiran Pancasila"

[+] kaskus emoticons