Pelaksanaan Sanlat Jago Ramadhan Berakhir

oleh

CIANJUR, waktunews.com – Selama 15 hari pelaksanaan Sanlat Jago Ramadhan yang dimotori oleh Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid (BKPRMI) Kabupaten Cianjur di Mesjid Agung Cianjur, ditutup dengan resmi Kamis (15/6) kemarin.

Ketua DPD BKPRMI Kabupaten Cianjur Muhammad Soleh mengatakan, pelaksanaan sanlat ramadahn yang diadakan di masjid agung dari tahun-ketahun terus meningkat, terbukti dengan membludaknya peserta yang antusias mengikuti sanlat.

“Alhamdulillah pelaksanaan sanlat di Masjid Agung dari tahun-ketahun ada peningkatan, dari kesigapan panitia maupun antusias peserta ini terbukti dari tahun lalu peserta hanya 700 orang, tahun ini mencapai 1010 peserta, bahkan sampai sanlat ini di tutup bertambah hingga 1053 peserta,” ungkapnya.

Selain pelaksananaan termpusat di Masjid Agung Cianjur kata Muhammad soleh, Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) BKPRMI kecamatan juga dapat melaksanakan sanlat di masing-masing kaum kecamatan, bahkan hingga akhir Ramadhan.

“Untuk pelaksanaan tidak hanya terpusat, BKPRMI tahun ini telah mulai berkembang dan mandiri terbukti dengan banyaknya DPK yang menyelenggarakan kegiatan secara mandiri. Tentunya ini adalah buah daripada dukungan pihak pemerintah yang juga sampai membuat surat edaran. Sehingga sekolah maupun pengurus di kecamatan juga dapat merespon secara positif dan melaksanakan kegiatan sanlat atas surat edaran bupati yang menganjurkan untuk melakssanakan sanlat itu sangat efektif,” paparnya.

Lebih lanjut ia menuturkan, dalam pengelolaan baik teknis maupun anggaran BKPRMI sudah mulai mandiri sebab Untuk pemateri dan panitia tahun ini dari internal BKPRMI Yaitu dari guru-guru TPA dibawah asuhan BKPRMI. “ Jadi tahun ini kami mampu mengelola dengan memanfaatkan sumber daya yang ada,” tandasnya.

Sementara itu, ketua panitia sanlat jago ramadhan, Indra Suhendar mengatakan, dalam penyajian acara selain tarbiah atau pendidikan juga memberikan motivasi kepada peserta agar bisa memaknai kehidupan dan melaksanakan kehidupann dengan ahlak yang mulia tentunya dengan pembiasaan.

“Selain penyampaian materi kami pun panitia mengadakan pembiasaan yang nantinya bisa di aplikasikan dalam kehidupan sehari-harinya, seperti pembiasaan aktif bersodakoh dengan melaksanakan aku suka sodakoh dan pembiasaan solat duha,” ungkapnya.

Dia berharap agar pelaksanaan di masa yang akan datyang bisa lebih meningkat dan gebiar di seluruh masjid di Cianjur. “Alhamdulilah dari awal sampai akhir  acara sanlat ini berjalan dengan dan penuh kehidmatan apa lagi ketika para peserta ini menerima materi umum ataupun khusus, yang kami layangkan kepada peserta, namun memang dari segi pelayanan tentu masih harus ada perbaikan, mudah-mudahan kedepan bisa lebih baik lagi dan lebih gebyar,” pungkasnya. Ismat Nasrulloh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco