Hari Pertama Kerja, Banyak PNS Tak Masuk

oleh

Izin Sakit Warnai Absensi Kantor OPD

CIANJUR, waktunews.com – Izin sakit mewarnai absensi kantor organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Cianjur. Padahal kemarin (3/1), merupakan hari efektif bekerja seusai libur lebaran.

Berdarkan pantauan, beberapa kantor OPD tampak sepi. Hanya ada security beserta staff yang mengisi ruang kerja. Hal tersebut ditenggarai oleh para PNS yang bolos dan mengaku sakit, sehingga tak dapat melakukan pelayanan.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Cianjur, Tohari Sastra mengungkapkan, untuk memastikan kehadiran para PNS pada hari pertama kerja, pihaknya melakukan peninjauan ke masing-masing kantor OPD. Dari peninjauan tersebut, mendapati pada beberapa lingkungan dinas ada pegawai yang tidak bekerja dikarenakan sakit.

“Jumlahnya PNS yang masuk di hari pertama bekerja banyak. Namun ada juga beberapa yang tidak masuk,” ungkapnya.

Lanjut dia, jika dipresentasikan memang jumlah PNS yang bolos tidak begitu banyak. Namun begitu, Tohari mengaku akan bertindak tegas terhadap para PNS yang kedapatan berbohong dengan alasan sakit. Ia akan mengkroscek kebenarannya.

“Kalau terbukti tidak sakit, dan mengada-ngada untuk bolos kerja pasti akan kami berikan sanksi,” tutupnya.

Sebelumnya, Pemkab Cianjur, menyatakan akan menerapkan sanksi tegas terhadap Aparatus Sipil Negara yang mangkir atau tidak masuk di hari pertama kerja setelah cuti bersama dan libur panjang hari raya Idul Fitri 1438 Hijriyah.

Wakil Bupati Cianjur, Herman Suherman di Cianjur, menyatakan libur panjang dan cuti bersama selama 10 hari tidak ada alasan lagi bagi ASN untuk mangkir atau menambah libur sepihak.

“Waktu libur 1O hari sudah sangat cukup untuk istirahat dan berkumpul bersama keluarga. Jadi penambahan waktu libur tidak dibenarkan lagi,” ucapnya.

Kalau masih ada yang bolos atau memperpanjang cuti, akan diberikan sanksi tegas sesuai ketentuan, tegasnya.

Saat jadwal masuk kerja Senin, Inspektorat Daerah ditugaskan untuk melakukan pemeriksaan ke semua dinas, terutama terkait absen.

“Jangan harap bisa lolos, seluruh dinas akan diperiksa. Sudah seharusnya ASN segera kembali masuk kantor untuk melayani warga dengan maksimal,” katanya.

Sedangkan terkait pengunaan mobil dinas untuk mudik, pihaknya telah mengimbau ASN tidak menggunakan mobil dinas untuk mudik, terutama mereka yang memiliki kendaraan pribadi. Hanya ASN yang tidak memiliki kendaraan pribadi diberikan kelonggaran.

“Kami telah mengimbau sejak pertengahan puasa terkait kebijakan mobil dinas, kalau punya mobil pribadi lebih baik digunakan dan kendaraan dinas diparkir di kantornya masing-masing,” katanya.

Dia berharap pada hari pertama masuk kerja setelah libur bersama lebaran, angka kehadiran ASN di lingkungan Pemkab Cianjur, lengkap 100 persen.

“Saya dan bupati akan turun langsung meninjau tingkat kehadiran pada hari pertama kerja,” kata Wabup Cianjur Herman Suherman. ●HW4/Syamsuri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco