Pemkot Akan Pecat PNS, Mangkir dengan Alasan Tidak Masuk Akal

oleh

SUKABUMI, waktunews.com – Hari pertama kerja pasca libur Idul Fitri 1438 Hijriyah, tingkat kehadairan Aparatur Negeri Sipil (ASN) dilingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, terbilang cukup tinggi. Maskipun ada beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang tidak masuk, itu pun karena sakit. SKPD tersebut yakni Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD), Dinas Kominfo dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Sekretariat Daerah.“Barusan saya cek langsung, ternyata ada tiga orang yang tidak hadir karena sakit dan dirawat, ada surat dokternya. Satu di Sekretariat Daerah dan dua orang di DLH. Jadi kalau diprosentansekan tidak sampai 1 persen yang tidak hadir,” kata Muraz usai melakukan sidak, Senin (3/7).

Namun, dari pemantauan yang dilakukan, walikota mendapati adanya satu  ASN di lingkungan sekretariat daerah yang tidak masuk cukup lama tanpa alasan yang jelas. Terhadap oknum tersebut akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku. Selain itu, juga tidak menerima tunjangan dari pemerintah. “Mengenai alasannya kenapa tidak masuk, nanti inspektorat yang akan memeriksa. Gaji ke 13 ditunda dulu. Kalau nanti ada yang tidak masuk tanpa izin bisa dipecat,”ujar Muraz.

Muraz mengimbau jajarannya agar  kembali bekerja melayani masyarakat dengan baik. Libur panjang Idul Fitri selama  10 hari dianggap lebih dari cukup sehingga tidak ada alasan lagi untuk tidak masuk sesuai hari yang ditentukan. Apalagi, walikota mengeluarkan SK Walikota No 82 tahun 2017 tentang Pembentukan Tim Pembinaan Disiplin Bagi PNS dan Non PNS di lingkungan Pemkot Sukabumi.“Sudah cukup lah dua Minggu libur lebaran. Kembali melayani masyarakat dengan semangat baru,”katanya.

Sedangkan untuk jajaran DLH, Muraz  berpesan agar menjadi instansi  yang paling bersih diantara instansi yang ada di Kota Sukabumi. Apalagi, DLH merupakan instansi  yang menangi kebersihan sehingga  harus menjadi contoh di bidang kebersihan.“DLH harus lebih bersih dari instansi lainnya,”tegasnya.

Kadis DLH, Adil Budiman mengatakan,  kehadiran walikota untuk memastikan kehadiran pegawai sekaligus menghadiri halal bi halal di lingkungan DLH. Kegiatan ini  dihadiri oleh keluarga petugas kebersihan.“Kalau DLH memang sudah biasa, di instansi lain sudah libur, petugas kebersihan masih di lapangan sampai tengah malam lebaran,”katanya.

Sementara di Sekretaris DPRD Kota Sukabumi, Asep L Sukmana memastikan kehadiran seluruh stafnya pada apel pagi.  Dia memastikan semua jajarannya masuk hari pertama masuk kerja setelah libur lebaran.“Kehadiran 100 persen, tidak ada yang bolos,”ujarnya.

Pegawai di lingkungan Sekretariat DPRD Kota Sukabumi berjumlah 55 orang, 47 PNS dan sembilan tenaga Harian Lepas (THL) dan Tenaga Kerja Sukarela (TKS). Hadirnya seluruh pegawai tidak lepas dari  imbauan walikota yang disampaikannya kepada seluruh jajarannya. Bahkan, sebelum libur Idul Fitri, Asep sudah mengingatkan agar masuk pada hari yang telah ditentukan. “Sehari sebelum masuk juga saya Whats App semua. Liburnya kan panjang,  jadi tidak ada alasan lagi untuk tidak masuk,”pungkasnya. ●yonk

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco