Budayawan Sukaresmi Minta Badawang Diperhatikan

oleh

Menjadi Pendorong Sektor Pariwisata

Seniman dan budayawan di Kecamatan Sukaresmi menginginkan agar pemerintah memperhatikan kesenian badawang di Kecamatan Sukaresmi. Pasalnya, hingga saat ini mereka menilai minim perhatian terhadap simbol budaya tersebut.

Laporan : EKY RIZKY, Sukaresmi

SALAH satunya Poroy, budayawan di Kecamatan Sukaresmi. Dia mengatakan badawang merupakan salah satu upaya untuk pengembangan budaya. Namun sayangnya saat ini seolah masih dipandang sebelah mata oleh pemerintah.

“Pemerintah daerah harus memberikan perhatian khusus terhadap budaya lokal seperti halnya kesenian badawang yang ada di Sukaresmi ini,” paparnya.

Menurutnya, keberpihakan pemerintah terhadap kesenian tradisional ini masih kurang. Harus ada kebijakan yang bisa membangun kearifan local sehingga bisa dikenal ke luar daerah bahkan mancanegara.

“Memang tidak hanya badawang yang tidak diperhatikan, banyak jenis kesenian atau bahkan potensi budaya lainnya yang bisa dikembangkan namun kurang perhatian,” ungkapnya.

Dia menambahkan, mestimya pemerintah mulai memperhatikan kesenian dan kebudayaan lokal yang terdapat di Kabupaten Cianjur. Hal itu bisa menujang pada sektor pariwisata. “Cianjur ini sebetulnya juga bisa seperti kota lain yang budayanya dikenal hingga  ke mancanegera, karena sejauh ini cianjur sudah mempunyai segalanya termasuk kesenian badawang ini,” tuturnya.

Nur Hidayat (23) warga Desa Pakuwon Kecamatan Sukaresmi menyayangkan kurangnya perhatian terhadap pengembangan badawang Sukaresmi. Menurutnya, keunikan badawang bisa menarik wisatawan datang. “Badawang menurut saya sangat unik terkandung banyak makna. Tapi entah kenapa kurang pengembangan padahal ini bisa menarik wiasatawan untuk datang,” paparnya.

Badawang sendiri kata Nur, semacam boneka besar mirip dengan ondel-ondel yang merupakan kesenian khas suku betawi. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco