Gian Zola, Bangga Berseragam Garuda

oleh

BANDUNG, waktunews.com – Gelandang muda Persib Bandung, Gian Zola Nasrulloh Nugraha, kini sudah menjadi salah satu bagian penting Timnas Indonesia U-22 asuhan Luis Milla yang tengah bekerja keras untuk mengejar target medali emas di SEA Games 2017 yang digelar di Kuala Lumpur. Kebanggaan tampak terlihat dari wajah pemain berusia 18 tahun itu.

Namanya mulai melesat ketika masuk dalam skuat Persib Bandung. Kesuksesan menjadi juara Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016 di Jawa Barat membuat Zola kemudian menjadi salah satu pemain andalan Maung Bandung di Liga 1 2017, yang memang mewajibkan setiap klub memainkan tiga pemain muda di bawah usia 23 tahun dalam setiap pertandingan.

Sebelum tampil di Liga 1 2017, performa Gian Zola sudah diamati dan dinilai baik oleh Pelatih Timnas U-22, Luis Milla, dan tim kepelatihan yang memantau pemain melalui Piala Presiden 2017. Bersama Febri Hariyadi, Gian Zola selalu menjadi pemain yang dipanggil mengikuti pemusatan latihan dan laga uji coba bersama Tim Garuda Muda.

Gian Zola pun mengakui kebanggaan yang dirasakannya ketika mengenakan seragam dengan lambang Garuda di dada dan masuk ke dalam stadion untuk membela nama Indonesia. Rasa bangga itu pun membuatnya semakin termotivasi untuk memperlihatkan performa terbaik yang dimilikinya.

“Ketika mengenakan baju Timnas Indonesia dan masuk ke dalam lapangan, pasti merasa lebih senang dan ada rasa ingin memberikan yang terbaik. Setiap pemain pasti motivasinya akan lebih tinggi ketika membela Timnas Indonesia, hingga lelah saja tidak akan terasa,” lanjutnya.

Masa depan pemain kelahiran Bandung itu di Timnas Indonesia terbilang cukup cerah. Mendapatkan kesempatan ketika era sepak bola Indonesia ingin membangun Timnas Indonesia yang kuat dari usia muda, Gian Zola mampu memperlihatkan kualitas yang luar biasa di lini tengah bersama pemain-pemain yang lebih berpengalaman.

Pemain jebolan SSB UNI dan SASWCO Bandung itu pun sudah berhasil menorehkan gol pertamanya untuk Timnas Indonesia. Gol yang dicetak dengan tendangan kaki kiri itu dibuatnya ketika Tim Garuda menghadapi Kamboja di Stadion Olimpiade, Phnom Penh, pada laga uji coba internasional pada 8 Juni 2017.

“Rasanya tidak menyangka bisa mencetak gol saat bersama Timnas Indonesia, terutama ketika ada lima pemain senior yang membantu kami. Senang sekali dan tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata,” ujar putra kedua dari Budi Nugraha yang juga merupakan mantan pemain sepak bola itu.

“Gol tersebut menjadi motivasi bagi saya, tapi bukan berarti saya ingin besar kepala. Itu menjadi motivasi bagi saya untuk berlatih lebih keras demi bisa membawa Timnas Indonesia menjadi lebih baik,” lanjutnya.

Hanya satu kali absen mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia U-22 lantaran harus membela Persib Bandung di Piala Presiden 2017 membuat Gian Zola kini masuk dalam core team yang dibangun Luis Milla untuk membentuk Tim Garuda yang kuat dan bisa bersaing di level Asia dan, mudah-mudahan, di level dunia untuk masa depan. Namun, yang pasti medali emas SEA Games 2017 kini menjadi beban yang harus dipikulnya bersama rekan-rekan setimnya yang lain. (Kusnadi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons nartzco